SENAYANPOST - Amerika Serikat (AS) lewat Menteri Luar Negeri Antony Blinken ungkap progres terkini negosiasi gencatan senjata di Gaza.
Blinken mengatakan bahwa negosiasi gencatan senjata antara Israel penjajah dan pejuang Palestina itu sudah di depan mata.
Namun, Blinken mengakui bahwa proses negosiasi gencatan senjata tersebut masih menemui beberapa kendala hingga belum terjadi kesepakatan.
Diketahui, AS bekerja sama dengan Mesir dan Qatar untuk segera merampungkan negosiasi gencatan senjata.
Baca Juga: ICJ Sebut Kehadiran Israel Penjajah di Wilayah Palestina Ilegal dan Harus Diakhiri Secepat Mungkin
Blinken mengatakan kepada Forum Keamanan Aspen di Colorado bahwa Hamas dan Israel telah menyetujui kerangka gencatan senjata yang digariskan oleh Presiden AS Joe Biden pada bulan Mei setelah banyak dorongan dan diplomasi.
Namun Blinken mengatakan bahwa beberapa masalah perlu diselesaikan.
"Saya yakin kita berada dalam garis 10 yard dan bergerak menuju garis gawang dalam mencapai kesepakatan yang akan menghasilkan gencatan senjata, memulangkan para sandera, dan menempatkan kita pada jalur yang lebih baik dalam upaya membangun perdamaian dan stabilitas abadi," kata Blinken pada 19 Juli 2024, dikutip SenayanPost.com dari Reuters.
Blinken tidak merincikan masalah apa yang dimaksud. Namun, beberapa bulan terakhir Hamas yang mewakili kelompok Perlawanan Palestina sering menuduh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai penghalang terbesar dalam kesepakatan gencatan senjata.
Baca Juga: AS Sebut Misi Pelabuhan Sementara Gaza Selesai, Hanya Penuhi Kebutuhan Warga Sehari Saja
Kenyataannya, Netanyahu pun tidak menuruti keinginan Presiden AS Joe Biden untuk segera gencatan senjata dan memulangkan para sandera.
Akibatnya, jumlah sandera Hamas dan faksi lainnya terancam oleh serangan udara tentara Israel yang tidak pandang bulu di Gaza.
"Masih ada beberapa masalah yang perlu diselesaikan, yang perlu dinegosiasikan. Kami sedang melakukan hal tersebut," ungkap Blinken.
Sementara itu, Netanyahu kabarnya akan melakukan perjalanan ke Washington minggu depan dan berpidato di sesi gabungan Kongres AS pada 24 Juli.
Artikel Terkait
AS Usulkan Revisi Gencatan Senjata di Gaza, Hamas Klaim Joe Biden Gagal Bujuk Israel Penjajah
Hamas Ajukan Usulan Baru Terkait Gencatan Senjata di Gaza pada Tiga Mediator
Hamas dan Hizbullah Bahas Perkembangan Pertempuran Gencatan Senjata dengan Israel
Negosiasi Gencatan Senjata di Gaza Buntu, Pejabat Mesir Ungkap Penyebabnya
Hamas Bantah Mundur dari Negosiasi Gencatan Senjata di Gaza, Sebut Netanyahu Halangi Kesepakatan