Perlawanan Palestina Masih Kuat, Bentrokan di Rafah dan Shujaiya Tewaskan Sejumlah Tentara Israel

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Selasa, 2 Juli 2024 | 20:34 WIB
Perlawanan Palestina di Gaza masih kuat, beberapa waktu lalu melancarkan operasi militer di Rafah yang menewaskan beberapa tentara Israel. (Brigade Izzuddin Al Qassam)
Perlawanan Palestina di Gaza masih kuat, beberapa waktu lalu melancarkan operasi militer di Rafah yang menewaskan beberapa tentara Israel. (Brigade Izzuddin Al Qassam)

Brigade Al Qassam mengumumkan bahwa para pejuang mereka telah berhasil menghancurkan tank Merkava 4 menggunakan dua alat peledak rakitan di sisi selatan Jalan Al Tayaran di lingkungan Tel Al Sultan di Rafah.

Baca Juga: AS Usulkan Revisi Gencatan Senjata di Gaza, Hamas Klaim Joe Biden Gagal Bujuk Israel Penjajah

Sebelumnya pada hari Senin, Brigade Al Qassam melaporkan bahwa mereka memancing pasukan Israel ke dalam rumah yang dipasangi bom yang telah digunakan dalam operasi penembak jitu baru-baru ini di sebelah timur Rafah.

Begitu tentara memasuki rumah tersebut, rumah tersebut diledakkan, yang mengakibatkan jatuhnya korban di antara pasukan Israel.

Media Israel mengonfirmasi runtuhnya bangunan yang dipasangi bom di Rafah dengan tentara Israel masih di dalamnya, dan mengakui bahwa beberapa tentara terluka, beberapa di antaranya kritis.

Tentara yang terluka diterbangkan ke Rumah Sakit Soroka di Beer al-Sabe.

Baca Juga: Beda dari Klaim AS, Netanyahu Bakal Terus Perangi Hamas di Gaza

Sementara itu, Brigade Saraya Al Quds, sayap militer gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ) mengumumkan bahwa mereka menargetkan tank Merkava Israel dengan RPG dan terlibat dalam bentrokan dengan tentara di dekat pemakaman barat di barat daya Rafah.

Brigade Al Quds juga mengonfirmasi bahwa mereka membombardir pos komando Israel di pangkalan militer Amitai dengan 107 roket.

Mereka merilis rekaman yang menunjukkan ledakan beberapa alat peledak pada kendaraan militer Israel di Rafah barat daya dan penembakan pasukan pendukung yang maju dengan rentetan tembakan mortir.

Sebelumnya, Saraya Al Quds melaporkan telah menargetkan permukiman Kisufim, Ein HaShlosha, Nirim, Sufa, dan Holit di wilayah Gaza dengan tembakan roket terkonsentrasi.

Baca Juga: Teks Lengkap Jawaban Hamas soal Gencatan Senjata di Gaza kepada Israel Penjajah

Media Israel mengatakan "serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya" dari 20 peluru roket ditembakkan ke wilayah Gaza, dengan sirene berbunyi di Ein HaShlosha dan Kissufim.

Pasukan pendudukan Israel mengakui bahwa seorang tentara tewas dan seorang lainnya terluka parah selama bentrokan dengan pasukan perlawanan di Gaza selatan.

Selain itu, media berita Israel mengindikasikan bahwa seorang tentara tewas dan sepuluh lainnya terluka, termasuk tiga dalam kondisi kritis, dalam ledakan terowongan di Gaza pada 1 Juli 2024.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Al Mayadeen English

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X