Gerakan itu juga menekankan hak rakyat Palestina untuk menerima semua bantuan yang dibutuhkan mengingat genosida yang terus berlangsung hingga kini.
Di lain pihak, kantor media pemerintah di Gaza menekankan bahwa pemerintah AS berusaha menutupi kebrutalan mereka dengan mendirikan dermaga di lepas pantai Kota Gaza.
Baca Juga: Teks Lengkap Jawaban Hamas soal Gencatan Senjata di Gaza kepada Israel Penjajah
Kantor media tersebut mengeluarkan pernyataan yang mempertanyakan niat pemerintah AS, yang berupaya menangani perang genosida dan membentuk penghalang pelindung bagi Israel.
Pernyataan tersebut menggarisbawahi bahwa dermaga tersebut tidak memenuhi kebutuhan pangan rakyat Palestina, dan bahwa apa yang disediakan oleh dermaga tersebut 'tidak akan mengakhiri kelaparan'.
Kemudian pemilik akun mengunggah video konvoi truk yang membawa puing-puing untuk membangun dermaga buatan.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @alarabytv pada 26 Maret 2024.
Konvoi truk tersebut dipastikan berasal dari Israel yang masuk lewat salah satu penyeberangan di Gaza, tidak seperti klaim pemilik akun yang menyebut berasal dari Hamas.
Baca Juga: 253 Genosida di Gaza, Hamas Tuntut Posisi Israel dalam Gencatan Senjata
Hal ini juga diperkuat dengan video kedua yang diunggah pemilik akun yang berasal dari akun Instagram @qudsn.
Video tersebut diunggah pada 19 Maret 2024 dengan caption "Liputan pers | Disponsori oleh Amerika.. Truk membawa puing-puing rumah untuk membangun dermaga untuk menerima bantuan yang datang melalui laut".
Klaim 2: Hamas menyerahkan Gaza kepada Israel lewat pembangunan dermaga buatan
Fakta: Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa Hamas menolak kehadiran militer atau kekuatan dari negara apa pun di wilayah Palestina.
Salah satu faksi Perlawanan Palestina, Front Populer Pembebasan Palestina (PFLP) mempertanyakan kehadiran dermaga buatan yang disponsori oleh AS.
Baca Juga: Menlu AS Antony Blinken Sebut Hamas Ajukan Revisi Gencatan Senjata di Gaza
Artikel Terkait
Cek Fakta: Anies Baswedan Klaim Kemenhan Beli Alutsista Bekas Rp700 T, Benarkah?
Teks Lengkap Jawaban Hamas soal Gencatan Senjata di Gaza kepada Israel Penjajah
Beda dari Klaim AS, Netanyahu Bakal Terus Perangi Hamas di Gaza
AS Usulkan Revisi Gencatan Senjata di Gaza, Hamas Klaim Joe Biden Gagal Bujuk Israel Penjajah
Cek Fakta: Benarkah Tiga Anak Ismail Haniyeh Hidup Mewah di Turki?