Baca Juga: Israel Penjajah Evakuasi 4 Sandera, 210 Warga Sipil Gaza di Nuseirat Jadi Korban
Pada hari Jumat, Middle East Eye (MEE) melaporkan bahwa Gedung Putih Biden sedang mempertimbangkan rencana untuk menempatkan pasukan keamanan PA di bawah lingkup Komando Pusat militer AS (CENTCOM) sebagai bagian dari upayanya untuk menempatkan PA berkuasa di Gaza setelah perang.
Koordinator Keamanan AS (USSC) untuk Israel dan Otoritas Palestina dibentuk pada tahun 2005 untuk melatih pasukan keamanan PA, yang berkoordinasi dengan AS dan Israel untuk mencegah perlawanan Palestina terhadap pendudukan.
Hubungan keamanan AS dengan Otoritas Palestina sebelumnya telah dikoordinasikan melalui Departemen Luar Negeri dan CIA.
Menurut seorang pejabat AS, rencana ini pertama-tama akan membuat CENTCOM mengambil alih tanggung jawab atas hubungan keamanan di Tepi Barat yang diduduki.
Baca Juga: Kerajaan Arab Saudi Sumbangkan Satu Juta Al Qur’an untuk Jamaah Haji
Setelah Dinas Keamanan PA pindah ke Gaza, maka pasukan yang beroperasi di jalur tersebut akan ditempatkan di bawah lingkup CENTCOM juga.
Gedung Putih mengatakan mereka ingin PA mengambil alih pemerintahan di Gaza setelah perang berakhir, dengan Israel mempertahankan kendali militer.
Sementara itu, Perdana Menteri Palestina Mohammad Mustafa mengatakan pada bulan Mei bahwa Otoritas Palestina sedang 'mempersiapkan hari ketika kita akan berkuasa di Gaza'.***
Artikel Terkait
Sumpah Israel Terhadap Negara yang Mengakui Palestina
Tepi Barat Palestina Memanas, Brigade Syuhada Al Aqsha Bentrok dengan Tentara Israel di Jenin dan Ariha
Hamas Bantah Perlawanan Terima Otoritas Palestina untuk Kelola Penyeberangan Rafah
Netanyahu Ogah Two State Solution, Menlu Retno Marsudi: Palestina Memang akan Terus Dihabisi
Ratusan Penduduk Ilegal Israel Geruduk Kompleks Masjid Al Aqsa Palestina