Ternyata Ini Alasan Penjajah Israel Tolak Gencatan Senjata dengan Hamas, Rafah Jadi Sorotan

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Rabu, 8 Mei 2024 | 12:16 WIB
Israel baru-baru ini tolak gencatan senjata Hamas di Gaza, ternyata ini alasan penjajah yang sebenarnya. (Twitter.com/@IsraeliPM)
Israel baru-baru ini tolak gencatan senjata Hamas di Gaza, ternyata ini alasan penjajah yang sebenarnya. (Twitter.com/@IsraeliPM)

Namun kelompok-kelompok kemanusiaan dengan cepat menunjukkan bahwa penutupan penyeberangan akan berdampak buruk bagi lebih dari satu juta warga Palestina yang tinggal di Rafah, yang sebagian besar dari mereka adalah pengungsi.

Dan hal ini juga membahayakan harapan tercapainya kesepakatan antara Israel dan Hamas, yang telah ditengahi oleh Mesir, Qatar, dan Amerika Serikat selama berhari-hari, dengan William Burns, kepala Badan Intelijen Pusat (CIA), yang sangat terlibat dalam hal ini.

Baca Juga: 205 Hari Genosida di Gaza, Dua Tawanan Hamas Ini Desak Netanyahu Setujui Negosiasi Gencatan Senjata

Israel mengatakan persyaratan gencatan senjata Hamas berbeda dari proposal sebelumnya.

Namun para analis percaya bahwa masalah yang lebih luas adalah Israel tidak bersedia menyetujui gencatan senjata permanen, bahkan setelah Hamas membebaskan tawanan Israel.

Omar Rahman, pakar Israel-Palestina di Dewan Urusan Global Timur Tengah, sebuah wadah pemikir di Doha, Qatar mengatakan bahwa Israel tidak memiliki itikad baik.

"Beberapa hari terakhir telah membuktikan bahwa Israel tidak melakukan negosiasi dengan itikad baik. Saat Hamas menyetujui kesepakatan, Israel bersedia meledakkannya dengan memulai serangan mereka di Rafah," kata Omar Rahman.

"Tujuannya adalah untuk menghancurkan Gaza secara total," ungkapnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Al Jazeera

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X