Benjamin Netanyahu Tanggapi Protes Mahasiswa AS soal Genosida di Gaza: Memalukan!

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Kamis, 25 April 2024 | 11:35 WIB
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyebut protes mahasiswa di AS terkait genosida di Gaza sebagai memalukan. (Twitter.com/@IsraeliPM)
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyebut protes mahasiswa di AS terkait genosida di Gaza sebagai memalukan. (Twitter.com/@IsraeliPM)

SENAYANPOST - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menanggapi massifnya protes mahasiswa AS terkait genosida di Gaza belum lama ini.

Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa aksi protes yang dilakukan oleh mahasiswa AS yang pro Palestina ini sebagai memalukan.

Tidak hanya itu, Benjamin Netanyahu juga menyerukan kepada masyarakat dunia untuk memerangi antisemitik.

"Hal ini mengingatkan kita pada apa yang terjadi di universitas-universitas Jerman pada tahun 1930-an. Itu tidak masuk akal. Itu harus dihentikan. Hal ini harus dikutuk dan dikutuk dengan tegas," kata Benjamin Netanyahu pada 25 April 2024, dikutip SenayanPost.com dari akun X @IsraeliPM.

Baca Juga: 200 Hari Pertempuran Israel-Palestina, Abu Ubaidah Kirim Pesan Khusus untuk Netanyahu

Tidak hanya itu, Netanyahu juga mengkritik para rektor dan dekan yang mendukung mahasiswanya agar AS segera mencabut dukungannya untuk penjajah Israel.

"Tapi bukan itu yang terjadi. Tanggapan beberapa rektor universitas sangat memalukan," lanjutnya.

Dalam pidatonya yang cukup emosional, Netanyahu lega karena aparat setempat segera bertindak.

Sayangnya, makin banyak civitas akademik di kampus-kampus AS yang menjalankan aksi serupa.

Baca Juga: Ribuan Warga Israel Demonstrasi, Tuntut Benjamin Netanyahu Lengser dari Kursi Perdana Menteri

"Sekarang, untungnya, para pejabat negara bagian, lokal, dan federal, banyak di antara mereka yang memberikan tanggapan berbeda, namun harus ada lebih banyak lagi. Masih banyak yang harus dilakukan. Hal ini harus dilakukan bukan hanya karena mereka menyerang Israel, itu sudah cukup buruk," ujarnya.

Perdana Menteri Israel itu juga menuding banyak yang ingin membunuh orang-orang Yahudi.

"Bukan hanya karena mereka ingin membunuh orang-orang Yahudi dimanapun mereka berada, itu sudah cukup buruk, tapi juga ketika Anda mendengarkan mereka, itu juga karena mereka tidak hanya mengatakan, 'Matilah Israel. Kematian bagi orang-orang Yahudi, tapi 'kematian bagi Amerika.'," ungkapnya.

Netanyahu kemudian menuduh gerakan protes tersebut sebagai antisemitik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Twitter @IsraeliPM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X