Fasilitas nuklir di Isfahan dilaporkan 'sepenuhnya aman', kantor berita Iran Tasnim melaporkan, mengutip 'sumber yang dapat dipercaya'.
Ada juga laporan ledakan di Irak dan Suriah.
"Ada serangan terhadap posisi radar tentara Suriah," Rayan Maarouf, yang menjalankan situs anti-pemerintah Suwayda24 yang meliput berita dari provinsi Sweida di selatan, mengatakan kepada kantor berita AFP.
Baca Juga: Luncurkan 185 Drone dan 146 Rudal, Iran Ancam Israel Serang Lebih Agresif
Amerika Serikat dan sejumlah negara Eropa telah menyerukan Israel untuk tidak menanggapi serangan Iran pekan lalu.
Belum ada komentar langsung dari Gedung Putih atau Pentagon.
Pada hari Kamis, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres melukiskan gambaran suram tentang situasi di Timur Tengah, memperingatkan bahwa meningkatnya ketegangan akibat perang di Gaza dan serangan Iran terhadap Israel dapat berubah menjadi 'konflik regional skala penuh'.
"Timur Tengah berada di jurang yang curam. Beberapa hari terakhir terjadi peningkatan yang berbahaya, baik dalam perkataan maupun perbuatan," kata Guterres kepada Dewan Keamanan.
"Satu kesalahan perhitungan, satu miskomunikasi, satu kesalahan, dapat menyebabkan hal yang tidak terpikirkan, konflik regional berskala penuh yang akan berdampak buruk bagi semua pihak yang terlibat," katanya, seraya menyerukan semua pihak untuk menahan diri secara maksimal.***
Artikel Terkait
Usai Diserang Israel, Iran Kirimkan Sinyal Serangan Balasan, Minta AS Lakukan Hal Ini
Balas Serangan atas Konsulatnya di Suriah, Iran Serang Israel
Luncurkan 185 Drone dan 146 Rudal, Iran Ancam Israel Serang Lebih Agresif
Presiden Ebrahim Raisi Puji Serangan Balasan Iran ke Israel, Rudal IRGC Tembus Sistem Pertahanan Zionis
Israel Kirim Serangan Balik ke Iran, Ledakan Terdengar di Pusat Kota Isfahan