SENAYANPOST - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan bahwa penjajah Israel setuju gencatan senjata di Gaza selama bulan suci Ramadhan.
Di saat yang bersamaan, Hamas tengah mempelajari proposal gencatan senjata di Gaza yang mencakup pertukaran tawanan-sandera.
Dalam proposal gencatan tersebut, dimungkinkan rumah sakit dan toko roti akan diperbaiki dan 500 truk bantuan memasuki daerah Jalur Gaza.
Ini merupakan upaya paling serius dalam beberapa bulan ini untuk mengakhiri kebrutalan penjajah Israel di Gaza, Palestina.
Sebagaimana diketahui, bulan suci Ramadhan diperkirakan akan dimulai pada 10 Maret dan berakhir pada 9 April 2024.
Baca Juga: Protes Genosida di Palestina, Tentara AS Aaron Bushnell Nekat Bakar Diri di Depan Kedubes Israel
"Ramadhan akan segera tiba, dan sudah ada kesepakatan dari pihak Israel bahwa mereka juga tidak akan melakukan kegiatan selama Ramadhan, untuk memberi kita waktu untuk mengeluarkan semua sandera," kata Joe Biden pada 27 Februari 2024, dikutip SenayanPost.com dari Reuters.
Dia juga memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan dukungan internasional karena tingginya angka kematian di antara warga Palestina.
Biden menambahkan bahwa Israel telah berkomitmen untuk memungkinkan warga Palestina mengungsi dari Rafah di selatan Gaza sebelum mengintensifkan kampanyenya di sana untuk menghancurkan Hamas.
Biden, yang pernyataannya direkam pada Senin dan disiarkan pada Selasa, mengatakan ada kesepakatan prinsip untuk gencatan senjata antara kedua pihak sementara para sandera dibebaskan.
Dia mengatakan dia berharap bisa mencapai gencatan senjata dalam konflik tersebut pada Senin berikutnya.
"Ada terlalu banyak orang tak berdosa yang terbunuh. Dan Israel telah memperlambat serangan di Rafah," kata Biden.
Presiden AS juga menambahkan bahwa gencatan senjata sementara akan mempercepat proses bagi warga Palestina untuk memiliki negara sendiri.
Artikel Terkait
Israel Terus Bombardir Gaza, Joe Biden Tekan Benjamin Netanyahu Minimalisir Korban Sipil
Joe Biden Ungkap Pembicaraan dengan Benjamin Netanyahu, Minta Gencatan Senjata?
Joe Biden dan Rishi Sunak Hadapi Reaksi Keras Usai Bombardir Yaman, Langkahi Aturan Konstitusi?
Benjamin Netanyahu Keukeuh Ingin Lenyapkan Hamas, Joe Biden Sudah Kehabisan Kesabaran
Khawatir Kalah Pemilu AS, Joe Biden Ogah Dukung Netanyahu Perang Panjang di Palestina