SENAYANPOST - Hamas perlahan muncul di Gaza Utara, Palestina menyusul klaim berulang kali oleh tentara Israel bahwa sayap militernya telah dibongkar di sana.
Sebagaimana diketahui, Israel telah menarik sebagian pasukannya dari Gaza Utara dalam sebulan terakhir.
Pada 1 Februari, lebih banyak pengungsi dari wilayah utara terjadi, yang mengakibatkan munculnya kembali warga yang mengungsi.
Sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari The Cradle, seorang penduduk Kota Gaza dan seorang pejabat Hamas yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada wartawan bahwa kelompok tersebut telah menerjunkan petugas polisi dan melakukan pembayaran sebagian gaji kepada beberapa pegawai negeri di Kota Gaza dalam beberapa hari terakhir.
Sementara itu, sayap militer Hamas, Brigade Al Qassam tidak berhenti beroperasi di utara sejak serangan darat dimulai dan terus menembakkan roket dari jalur utara meskipun ada upaya Israel untuk membungkam kemampuan militer perlawanan.
Harian Israel The Times of Israel mengatakan kebangkitan Hamas menyoroti 'ketahanan' Hamas dan merupakan 'sinyal bahwa Israel belum memberikan pukulan telak terhadap Hamas'.
Sejauh ini, Israel belum mencapai tujuan yang dinyatakan untuk memberantas kelompok tersebut.
Tel Aviv telah mengklaim pada bulan Januari bahwa pasukannya telah menyelesaikan pembongkaran kerangka militer Hamas di Jalur Gaza utara.
Baca Juga: 120 Hari Perang, Hamas dan Jihad Islam Palestina Bahas Operasi Badai Al Aqsa
Penduduk setempat mengatakan pada tanggal 3 Februari bahwa jet Israel membom beberapa kantor yang sementara dibangun kembali oleh Hamas di utara.
Bentrokan terus berlanjut di wilayah lain di utara.
Namun operasi tentara Israel terfokus di wilayah selatan, di mana pertempuran sengit antara Israel dan Brigade Al Qassam sedang berkecamuk di kota Khan Yunis di wilayah selatan.
Tel Aviv kini mengancam akan melancarkan serangan darat ke kota perbatasan Rafah, tempat hampir dua juta warga Palestina, yang sebagian besar mengungsi dari wilayah lain di Gaza terdampar.
Artikel Terkait
Hamas dan Jihad Islam Palestina soal Gencatan Senjata: Kami Ingin Jaminan Arab dan Dunia Internasional
Hamas Pertimbangkan Tawaran Israel soal Gencatan Senjata Tiga Tahap
120 Hari Perang, Hamas dan Jihad Islam Palestina Bahas Operasi Badai Al Aqsa
Media AS Klaim Gencatan Senjata Tertunda Gegara Konflik Internal Hamas, Begini Kata Pengamat Politik Israel
Koalisi Kabinet Retak, PM Israel Benjamin Netanyahu Belum Siap Tukar Tawanan dengan Hamas