Israel Bantah Tudingan Afrika Selatan di ICJ soal Genosida Gaza, Singgung soal Hamas

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Jumat, 12 Januari 2024 | 18:32 WIB
Israel membantah keras tudingan Afrika Selatan terkait kejahatan genosida di Gaza dalam sidang ICJ belum lama ini. (Twitter.com/@CIJ_CIJ)
Israel membantah keras tudingan Afrika Selatan terkait kejahatan genosida di Gaza dalam sidang ICJ belum lama ini. (Twitter.com/@CIJ_CIJ)

SENAYANPOST - Hari kedua sidang Mahkamah Internasional (ICJ), Israel membantah tudingan Afrika Selatan di mana negara Zionis itu melakukan kejahatan genosida terhadap warga Gaza, Palestina.

Tidak hanya itu, Israel menyebut klaim kejahatan genosida sebagaimana disebutkan Afrika Selatan dalam sidang ICJ kemarin sebagai menyesatkan.

Tim hukum Israel pada Jumat waktu Den Haag menyampaikan tanggapannya terhadap tuduhan yang diajukan oleh Afrika Selatan di ICJ bahwa perangnya melawan Hamas di Gaza, sebagai tanggapan terhadap serangan teror Hamas pada 7 Oktober, adalah kampanye genosida yang dipimpin negara yang bertujuan untuk memusnahkan penduduk Palestina.

Penasihat hukum Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan pada pembukaan sidang hari kedua bahwa Afrika Selatan pada hari Kamis membawa cerita yang sangat menyimpang, dengan tuduhan yang dikurasi.

Baca Juga: Usai Dibombardir AS dan Inggris, Militer Yaman Bakal Targetkan Sumber Ancaman Darat dan Laut

"Jika ada tindakan genosida, maka hal itu dilakukan terhadap Israel," kata Becker yang merupakan tim hukum Israel pada 12 Januari 2024, dikutip SenayanPost.com dari Times of Israel.

"Jika tuntutan pemohon adalah bahwa Israel harus ditolak kemampuannya untuk membela warga negaranya, maka hasil yang tidak masuk akal adalah bahwa dengan kedok klaim genosida, pengadilan ini mencoba untuk menghentikan Israel membela warga sipilnya dari sebuah organisasi yang melakukan agenda genosida terhadap mereka," lanjut Becker.

Dia mengatakan Israel berkomitmen untuk mematuhi hukum di tengah perang, tetapi hal ini dilakukan karena Hamas sangat menghina hukum tersebut.

Dia berpendapat penderitaan mengerikan yang dialami warga sipil, baik Israel maupun Palestina, adalah akibat dari strategi Hamas yang bersembunyi di balik orang-orang tak berdosa.

Baca Juga: 3 Poin Penting Tuntutan Afrika Selatan soal Kejahatan Genosida Israel di ICJ

Berbicara setelah Becker, Prof. Malcolm Shaw mencatat bahwa warga sipil menderita dalam semua konflik bersenjata.

"Tidak semua konflik bersifat genosida. Kejahatan genosida dalam hukum internasional dan berdasarkan Konvensi Genosida adalah manifestasi jahat yang unik dan berdiri sendiri di antara pelanggaran hukum internasional sebagai puncak kejahatan, kejahatan di atas kejahatan, dan kejahatan yang paling utama," kata Malcolm Shaw.

"Jika klaim genosida menjadi hal yang umum dalam konflik bersenjata di mana pun hal itu terjadi, esensi kejahatan tersebut akan hilang," tambahnya.

Dia mengatakan Afrika Selatan menyajikan gambaran yang menyimpang dari komentar-komentar yang dibuat oleh politisi Israel mengenai perang untuk membangun niat genosida oleh Israel.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Times of Israel

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X