Pengamat Prediksi Hal Ini Jika Israel Maju Pertempuran Skala Penuh dengan Hizbullah

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Selasa, 2 Januari 2024 | 14:35 WIB
Israel bakal alami hal tak terduga jika bertempur skala penuh dengan pasukan Hizbullah Lebanon sebagaimana disampaikan pengamat. (t.me/C_Military1)
Israel bakal alami hal tak terduga jika bertempur skala penuh dengan pasukan Hizbullah Lebanon sebagaimana disampaikan pengamat. (t.me/C_Military1)

SENAYANPOST - Salah satu pengamat militer Israel mengatakan bahwa negara Zionis itu tidak akan mungkin melawan pasukan Hizbullah dari Lebanon tanpa dukungan Amerika Serikat (AS).

Menurut pengamat tersebut, Israel akan menghadapi Hizbullah dengan 'tongkat dan batu' setelah AS perlahan mundur dari area pertempuran.

Sebagaimana diketahui, AS menarik salah satu kapal induknya dari Laut Mediterania kemudian Israel juga mulai menarik pasukannya dari Gaza.

Terbaru, AS juga mendesak Israel untuk melakukan deeskalasi perang di Gaza setelah tekanan dunia internasional selama hampir tiga bulan terakhir ini.

Baca Juga: Benjamin Netanyahu Kecam Keras Afrika Selatan Gegara Tuntutan Kejahatan Genosida Israel

Amnon Abramovich, seorang analis politik untuk Channel 12 Israel mengungkapkan apa saja kemungkinan yang terjadi jika negara itu tetap bersikukuh perang melawan Hizbullah.

"Saya tidak ingin melanggar undang-undang sensor, tetapi jika Hizbullah memulai perang melawan kami, yang dicegah oleh Presiden AS Joe Biden, kami akan terpaksa melawan Hizbullah dengan tongkat dan batu," kata Amnon Abramovich pada 31 Desember 2023, dikutip SenayanPost.com dari Al Mayadeen English.

Dalam konteks terkait, Dana Weiss, seorang komentator politik di Channel 12, mengomentari juga front utara.

"Jika kita memasuki pertempuran di utara, kita akan menyaksikan skenario yang belum pernah kita lihat sebelumnya, dan siapa yang akan melakukannya dan membayar harganya adalah front internal di jantung Gush Dan (terdiri dari Tel Aviv dan wilayah tengah)," kata Dana Weiss.

Baca Juga: Spoiler One Piece 1103: Petunjuk Penting Sosok Ayah Biologis Jewelry Bonney

Weiss menambahkan bahwa terlibat dalam pertempuran di utara akan menimbulkan dampak strategis, dan meskipun Israel akan menjadi lebih kuat dari pertempuran tersebut, hal itu akan sangat sulit.

Dia juga mengenang laporan sebelumnya bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sangat prihatin dengan skenario pembukaan perang di front utara.

Kemarin, Sabtu, Moshe Dovidovich, ketua dewan regional Mateh Asher, mengkritik situasi saat ini di pemukiman utara, menegaskan bahwa masalah sebenarnya yang dihadapi pemerintah Israel ada di utara, dan musuh paling berbahayanya adalah Hizbullah.

Masalah di wilayah utara sangatlah rumit, sebagaimana diakui oleh mantan Ketua Dewan Keamanan Nasional Israel Giora Eiland, dan entitas tersebut berada dalam kerugian strategis selama para pemukim di wilayah utara tidak dapat kembali ke tempat tinggal mereka.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Al Mayadeen English

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X