Joe Biden Ungkap Pembicaraan dengan Benjamin Netanyahu, Minta Gencatan Senjata?

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Minggu, 24 Desember 2023 | 14:31 WIB
Presiden AS Joe Biden ungkap pembicaraan telepon dengan PM Israel Benjamin Netanyahu terkait situasi di Gaza. (Instagram.com/@potus)
Presiden AS Joe Biden ungkap pembicaraan telepon dengan PM Israel Benjamin Netanyahu terkait situasi di Gaza. (Instagram.com/@potus)

Baca Juga: Tiga Warga Israel yang Jadi Tahanan Hamas Dipastikan Tewas, Abu Ubaidah Sebut Benjamin Netanyahu

AS dan Rusia abstain dalam pemungutan suara tersebut, yang dampaknya terhadap lapangan, dikhawatirkan oleh kelompok bantuan, akan mendekati nol.

"Resolusi ini telah diperlunak hingga dampaknya terhadap kehidupan warga sipil di Gaza hampir tidak ada artinya," kata Avril Benoit, direktur eksekutif Doctors Without Borders, dalam sebuah pernyataan.

"Cara Israel melakukan perang ini, dengan dukungan AS, menyebabkan kematian dan penderitaan besar di kalangan warga sipil Palestina dan tidak sejalan dengan norma dan hukum internasional," tambah Benoit.

AS juga menentang permintaan untuk menciptakan mekanisme pemantauan bantuan PBB, dan menjamin Israel akan terus berperan dalam memeriksa pengiriman bantuan.

Baca Juga: Cuitan Satir Motaz Azaiza di Tengah Bombardir Israel di Gaza: Tidak Perlu Repot-repot Boikot

Netanyahu pada hari Sabtu menyatakan penghargaannya atas sikap yang diambil AS di PBB, kata kantornya.

Dia juga menjelaskan bahwa Israel akan melanjutkan perang sampai semua tujuannya tercapai.

Lebih dari 200 Orang Tewas dalam 24 jam

Israel terus mengebom Gaza selama hampir 80 hari, dengan lebih dari 200 orang tewas dalam 24 jam terakhir.

Baca Juga: Anime Spy X Family Season 2 Episode 12 Sub Indo Kapan Tayang? Simak Jadwal Tayang dan Link Nonton

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan jumlah korban tewas sejak dimulainya serangan meningkat menjadi 20.258 pada hari Sabtu, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak.

Menurut perkiraan PBB, perang tersebut telah menyebabkan 1,9 juta dari 2,3 juta penduduk Gaza mengungsi.

PBB menggambarkan situasi di Gaza sebagai 'sangat buruk', dengan warga yang berjuang untuk mendapatkan makanan, bahan bakar dan air, sementara tinggal di tempat penampungan atau tenda yang penuh sesak.

Dalam sebuah postingan di X, badan bantuan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) mengatakan bahwa mereka 'tidak dapat memberikan bantuan yang berarti' sementara pemboman Israel di Gaza terus berlanjut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Al Jazeera

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X