SENAYANPOST - Jurnalis Gaza, Motaz Azaiza menyerukan boikot terhadap produk penjajah Israel belum lama ini.
Motaz merupakan salah satu jurnalis Gaza yang aktif mengabarkan kondisi terkini salah satu wilayah Palestina tersebut.
Dalam satirnya, Motaz meminta untuk segera menghentikan peperangan yang disebabkan oleh agresi Israel ke Gaza.
Tidak hanya itu, jurnalis 23 tahun itu juga menyindir orang-orang yang dianggap netral dan memilih untuk tidak bersikap.
Baca Juga: PRABOWO-GIBRAN: BERTEMUNYA KEDUA LAUTAN
"Anda mengagumi kematian kami dan bangga dengan banyaknya syuhada kami. Anda mengagumi penindasan kami, ketidakberdayaan kami, dan ketabahan kami
Anda membenci kelemahan kami dan pengakuan kami bahwa kami adalah manusia," cuit Motaz Azaiza dalam Twitter-nya pada 22 Desember 2023, dikutip SenayanPost.com.
Meskipun ia sering memberikan kabar terkini di Gaza, menurutnya itu bukanlah hal yang normal.
"Kamu bahkan tidak repot-repot memboikot produk para pembunuh sampai lebih dari dua puluh ribu orang dari kita terbunuh," lanjutnya.
Nampaknya, jurnalis di Gaza sudah mulai putus asa karena peperangan belum menemukan tanda-tanda akan berakhir.
Baca Juga: Pilpres 2024: Strategi Konsolidasi Fanta Prabowo-Gibran Menuju Satu Putaran Kemenangan
Terakhir, Dewan Keamanan PBB menyepakati resolusi untuk meningkatkan bantuan kemanusiaan secara besar-besaran.
Namun, Sekertaris Jenderal PBB, Antonio Guterres menyatakan bahwa Israel masih jadi penghambat utama.
Saat ini, perbatasan Palestina dan beberapa negara tetangga dijaga ketat oleh tentara Zionis itu.
Diketahui, antrian panjang bantuan kemanusiaan dari berbagai negara termasuk Indonesia sudah mengantri di gerbang perbatasan Rafah.
Artikel Terkait
Curhat Jurnalis Palestina Motaz Azaiza di Gaza: Situasi Kami Lebih Mengerikan dari yang Anda Bayangkan
76 Hari Genosida Israel ke Gaza, Juru Bicara Abu Ubaidah dari Brigade Al Qassam: Musuh Masih Lakukan Kejahatan Perang
Babak Belur di Shujaiya, Batalion Golani Mundur dari Gaza
RS Indonesia di Gaza Jadi Markas Tentara Israel, Komandan Julid Fi Sabilillah Minta Jokowi Lakukan Ini
Dewan Keamanan PBB Setujui Peningkatan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza, Dua Negara Ini Pilih Abstain