Lagi, Kapal Kontainer Asing Diserang Proyektil Houthi Yaman di Laut Merah

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Jumat, 15 Desember 2023 | 20:12 WIB
Ilustrasi, Houthi Yaman kembali menyerang kapal kontainer dengan bendera Liberia di perairan Laut Merah belum lama ini. (Pixabay.com/papazachariasa)
Ilustrasi, Houthi Yaman kembali menyerang kapal kontainer dengan bendera Liberia di perairan Laut Merah belum lama ini. (Pixabay.com/papazachariasa)

SENAYANPOST - Militer Houthi Yaman kembali mencegat dan menyerang kapal kontainer di Laut Merah dengan proyektil.

Kapal kargo tersebut diketahui berbendera Liberia dan menurut laporan terbakar di perairan Laut Merah.

Serangan terhadap Al Jasrah semakin meningkatkan kampanye Houthi Yaman yang didukung Iran, yang telah mengaku bertanggung jawab atas serangkaian serangan rudal dalam beberapa hari terakhir yang gagal mencapai pengiriman di Laut Merah dan Selat Bab el-Mandeb yang strategis.

Baca Juga: Cara Cek DPT Online, Klik Link Berikut Ini untuk Lihat Status Daftar Pemilih Tetap di Pemilu 2024

Serangan-serangan tersebut merupakan respons terhadap perang Israel-Hamas, meskipun hubungan dengan kapal-kapal yang menjadi sasaran serangan pemberontak semakin lemah.

Atau bahkan tidak ada sama sekali, seiring dengan berlanjutnya serangan-serangan tersebut.

Kelompok Houthi tidak segera mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap Al Jasrah.

Pejabat AS itu berbicara tanpa menyebut nama untuk membahas masalah intelijen.

Baca Juga: Resep Jagung Bakar Mentega, Gampang dan Nikmat

Perusahaan intelijen swasta Ambrey juga membenarkan serangan itu terjadi.

"Proyektil tersebut dilaporkan mengenai sisi kiri kapal dan satu kontainer jatuh ke laut akibat benturan tersebut," kata Ambrey pada 15 Desember 2023, dikutip SenayanPost.com dari Times of Israel.

Proyektil tersebut menyebabkan 'kebakaran di dek' yang disiarkan melalui radio.

Baca Juga: Rencana KRI dr Radjiman Wedyodiningrat 992 Buka RS Lapangan di Gaza, Ini Kata Pengamat Singapura

Operasi Perdagangan Maritim Inggris milik militer Inggris, yang memantau jalur pelayaran Timur Tengah, juga mengakui serangan tersebut, dan memperingatkan kapal-kapal agar berhati-hati.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Times of Israel

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X