SENAYANPOST - Amerika Serikat (AS) salahkan Hamas atas pertempuran baru di Yerusalem menyusul bombardir tentara Israel di Khan Younis, Gaza.
AS menyebut bahwa Israel dan Hamas gagal menghasilkan daftar sandera baru yang akan dibebaskan kedua belah pihak.
Lebih lanjut, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin menyatakan bahwa Washington bekerja secara diplomatis untuk memulihkan gencatan senjata.
Baca Juga: Qatar Sebut Negosiasi Israel dan Hamas Masih Berlangsung
"Kami akan terus bekerja sama dengan Israel, Mesir, dan Qatar dalam upaya untuk menerapkan kembali jeda tersebut," kata Lloyd Austin pada 2 Desember 2023, dikutip SenayanPost.com dari Reuters.
Senator AS dari Partai Demokrat Mark Warner, yang mengetuai Komite Intelijen Senat, mengatakan Washington harus memberikan tekanan pada Israel.
"Kita harus mendorong Israel untuk menyadari bahwa ini bukan hanya konflik militer, tapi ini adalah konflik hati dan pikiran masyarakat dunia dan Amerika Serikat," kata Mark Warner.
Baca Juga: Seminggu Gencatan Senjata, Tentara Israel Kembali Bombardir Gaza
Hamas menuduh Washington memberi lampu hijau bagi 'perang genosida dan pembersihan etnis' Israel.
"Hari ini, mereka dengan berani mengulangi kebohongan Zionis, yang menganggap Hamas bertanggung jawab untuk melanjutkan perang dan tidak memperpanjang gencatan senjata kemanusiaan," bunyi pernyataan resmi dari Hamas.
Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan pasukan Israel telah menghentikan semua pengiriman bantuan ke Gaza melalui perbatasan Rafah dengan Mesir.
Baca Juga: حوار خاص : الرئيس المخابرات الأسبق : آمل أن يتمكنا من التوحيد لقيادة أمتنا
COGAT, badan Israel untuk koordinasi sipil dengan Palestina, mengatakan bantuan yang disepakati berdasarkan gencatan senjata telah dihentikan tetapi, atas permintaan Washington, 'puluhan' truk lain yang membawa air, makanan dan pasokan medis telah mencapai daerah kantong tersebut.
AS sedang menyusun rencana bersama Israel untuk meminimalkan kerugian terhadap warga sipil dalam setiap operasi militer di Gaza selatan, kata seorang pejabat senior AS.
Artikel Terkait
Kesaksian Bang Onim Saat Berusaha Keluar dari Gaza di Tengah Hujan Bom Israel: Saya Belum Percaya...
Rumah Sakit Indonesia di Gaza Kewalahan Terima Pasien, Direktur: Kami Tidak Dapat Tawarkan Layanan Apa Pun Lagi
RS Indonesia di Gaza Dikepung Tentara Israel, Menlu Retno Marsudi Ungkap 3 WNI Hilang Kontak
Alasan Tentara Israel Targetkan Rumah Sakit di Gaza, Ini Analisis Pengamat
Seminggu Gencatan Senjata, Tentara Israel Kembali Bombardir Gaza