500 Pejabat Politik dan Staf Pemerintahan AS Kritik Joe Biden Terkait Konflik Israel dan Palestina

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Rabu, 15 November 2023 | 09:53 WIB
Lebih 500 orang pejabat politik dalam pemerintahan Joe Biden mengkritik keras presiden AS terkait sikapnya terhadap Israel. (Twitter.com/@netanyahu)
Lebih 500 orang pejabat politik dalam pemerintahan Joe Biden mengkritik keras presiden AS terkait sikapnya terhadap Israel. (Twitter.com/@netanyahu)

Diskusi telah didorong di misi luar negeri di seluruh dunia untuk meminta umpan balik.

Baca Juga: Jokowi Tiba di AS, Bawa Hasil KTT OKI untuk Joe Biden: Ada Pesan Khusus dari Presiden Palestina

"Kami mendengarkan: Apa yang Anda bagikan adalah menginformasikan kebijakan dan pesan-pesan kami," kata Blinken dalam pesannya kepada staf.

"Saya tahu bahwa bagi banyak dari Anda, penderitaan yang disebabkan oleh krisis ini sangat mendalam," imbuhnya.

Para pejabat AS mengatakan seruan pemerintah untuk menahan diri, dan penekanan pada perlunya membatasi jumlah korban warga sipil, telah disampaikan berulang kali kepada Israel, dan Pentagon telah memberikan nasihat kepada Pasukan Pertahanan Israel tentang bagaimana menargetkan Hamas di Gaza sambil meminimalkan 'collateral damage'.

Baca Juga: Diskusi Buku “Belajar Bahasa Ibrani bagi Penutur Bahasa Indonesia untuk Mempermudah Memahami Israel Modern dan Beblikal

Para pejabat mengatakan bahwa ada dukungan dari pemerintah Israel setelah tanggal 7 Oktober untuk melakukan serangan pendahuluan terhadap Hizbullah di Lebanon, untuk mengurangi ancaman front kedua, sebelum melancarkan serangan darat ke Gaza.

Fakta bahwa tidak ada serangan pendahuluan seperti itu, menurut mereka, sebagian disebabkan oleh persuasi AS, sehingga untuk saat ini dapat menangkis risiko konflik regional yang lebih luas.

Hizbullah sendiri, menurut para pejabat AS, tidak tertarik untuk meningkatkan konflik, dan hanya menembakkan roket secukupnya melintasi perbatasan utara Israel untuk mempertahankan kredibilitasnya sebagai simbol perlawanan terhadap Israel.

Baca Juga: Diskusi Buku “Belajar Bahasa Ibrani bagi Penutur Bahasa Indonesia untuk Mempermudah Memahami Israel Modern dan Beblikal

Sementara itu, para pejabat AS memperkeras nada pernyataan mereka mengenai Gaza.

Biden mengatakan pada hari Senin bahwa rumah sakit di sana 'harus dilindungi'.

"Harapan dan ekspektasi saya adalah tindakan yang tidak terlalu mengganggu akan berkurang jika dibandingkan dengan rumah sakit," kata Biden kepada wartawan.

Baca Juga: Dubes Zuhair Al Shun Beberkan Kondisi Palestina Saat Ini: Lebih 10.000 Orang Syahid

"Kami terus melakukan diskusi di semua tingkatan, termasuk Presiden Biden dengan Perdana Menteri Netanyahu, untuk mendesak Israel terus mengambil segala tindakan yang mungkin dilakukan untuk melindungi warga sipil," kata penasihat keamanan nasional, Jake Sullivan di hari yang sama.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Guardian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X