Insiden itu terjadi dua hari setelah Hamas, kelompok yang menguasai Jalur Gaza, mengatakan pihaknya meluncurkan roket ke arah Eilat. Militer Israel mengatakan roket itu mendarat di lapangan terbuka.
Baca Juga: Spoiler One Piece 1097: Runtuhnya Tirani Kerajaan Sorbet hingga Fakta Baru Monkey D Dragon!
Juga pekan lalu, militer AS mengatakan sebuah kapal perang angkatan laut di Laut Merah bagian utara mencegat proyektil yang diluncurkan oleh Houthi yang berpotensi menuju Israel.
Ketegangan regional meningkat setelah Hamas melancarkan serangan mendadak di wilayah Israel pada tanggal 7 Oktober.
Sejak itu, Hizbullah semakin terlibat dalam baku tembak lintas batas dengan Israel.
Baca Juga: Update Terkini Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polda Jabar Beberkan Hasil Olah TKP Pertama
Iran membantah terlibat dalam serangan Hamas.
Sementara itu, Israel dalam beberapa hari terakhir telah memperluas serangan udara dan daratnya ke Jalur Gaza, yang terus menerus dibombardir selama lebih dari tiga minggu.
Para pejabat di Gaza mengatakan lebih dari 9.000 warga Palestina telah tewas dalam serangan udara Israel, sementara di Israel, jumlah korban tewas mencapai 1.400 orang, menurut pihak berwenang Israel.***
Artikel Terkait
Hamas Bebaskan 2 Warga AS, PM Israel Tegaskan Pasukannya untuk Lakukan Hal Ini
Israel Tingkatkan Serangan di Gaza, Benjamin Netanyahu Isyaratkan Tiga Hal Ini
Israel Siapkan Serangan Penuh di Gaza, Presiden Vladimir Putin Wanti-wanti soal Ini
Indonesia Usulkan Solusi Terkait Konflik Israel dan Palestina di PBB, Retno Marsudi Sampaikan 4 Hal Ini
Benjamin Netanyahu Blunder, Gegara Satu Cuitan Ini Kabinet Perang Israel Terpecah Belah