Mantan Pimpinan JI Mesir Ungkap ISIS dan Al Qaeda Wait and See di Pertempuran Gaza

photo author
Mushab Muuqoddas, Senayan Post
- Jumat, 13 Oktober 2023 | 23:13 WIB

 

Sampai sekarang kita tidak melihat ada pengerahan massa dari pihak ISIS dan Al Qaeda untuk mengirimkan milisi-milisi mereka ke Gaza.

Tidak. Mereka tidak akan melakukan itu. Mereka mengetahui bahwa keberadaan mereka saat ini di Jalur Gaza tidak untuk kepentingan mereka. Karena Israel akan merangsek ke Jalur Gaza dari darat. Selain itu, ada serangan udara yang kuat. Keberadaan mereka di Jalur Gaza akan bahaya. Mereka tengah menunggu.

 

Apakah ini akan menguatkan pandangan bahwa ISIS dan Al Qaeda adalah buatan AS ?

Tentu. Mereka semua seperti itu. Bahkan Hamas sendiri, semua aktifitas dan pergerakannya yang salah berdampak pada kepentingan Israel dan AS. Saat ini, Al Qaeda beraliansi dengan AS di Suriah Utara demi kekuasaan. Begitu juga kesepahaman antara mereka di Afghanistan demi kekuasaan juga. Begitu juga eksistensi ISIS di Sinai demi kekuasaan. Mereka berada di Sinai sebagai imbalan atas kesepakatan dengan AS untuk melikuidasi perjuangan Palestina dan berupaya memisahkan Semenanjung Sinai dari Mesir. Tujuan mereka adalah memindahkan orang-orang Palestina dari Jalur Gaza ke Sinai dan menempatkan mereka di sana.

 

Artinya, ISIS dan Al Qaeda tidak akan masuk dalam perjuangan Palestina ?

Hal ini tidak mungkin terjadi sekarang. Namun mereka menunggu hasilnya. Elemen-elemen ISIS dan Al Qaeda tidak aktif dan tersebar di seluruh Gaza. Tapi tanpa aktifitas yang terorganisir. Mereka nantinya akan memanfaatkan kegagalan IM dan Hamas, kemudian menampilkan diri mereka sebagai alternatif setelah kekalahan militer Hamas yang diperkirakan akan terjadi.

 

Tetapi dalam peperangan ini, Hamas akan semakin di atas angin

Saya tidak berpikir hasilnya akan menguntungkan Hamas. Kali ini berbeda. AS kini sebenarnya berpartisipasi dalam perang. Ada indikasi eskalasi Israel yang belum pernah terjadi sebelumnya dan niat untuk melenyapkan Hamas.

 

Jika Israel menumpas Hamas, apakah Jalur Gaza akan dikuasai ISIS dan Al Qaeda.

Tentu saja, ada kemungkinan bahwa mereka akan mempunyai peran setelah Hamas melemah, dan mereka akan menampilkan diri mereka dengan bentuk dan nama yang baru dan berbeda, dan mereka tidak perlu menyatakan kesetiaan mereka kepada ISIS dan Al-Qaeda.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mushab Muuqoddas

Tags

Rekomendasi

Terkini

X