SENAYANPOST - Mantan Sekretaris Dewan Stabilitas Ekonomi dan Pembangunan (Sesdalopbang) RI AM Hendropriyono menilai kebijakan peningkatan kesejahteraan pekerja tidak semestinya hanya berfokus pada kenaikan upah ketika harga-harga telah meningkat.
Menurutnya, pola tersebut berisiko menciptakan spiral upah dan harga yang sulit dihentikan.
Hendropriyono menyampaikan pandangannya dari perspektifnya saat menjabat sebagai Sesdalopbang RI periode 1995-1997.
Ia menilai urutan kebijakan ekonomi perlu ditempatkan secara tepat agar kenaikan upah tidak justru mendorong peningkatan biaya produksi dan kembali memicu inflasi.
Baca Juga: BRI Percepat Transformasi BRIvolution Reignite, Perkuat Kontribusi bagi Perekonomian Nasional
"Urutannya temanya jangan keliru—harga naik, gaji dinaikkan, biaya produksi naik, harga naik lagi, gaji dituntut naik lagi. Kita hanya masuk spiral upah-harga. Keliru itu," kata Hendropriyono dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu.
Menurut dia, pemerintah seharusnya terlebih dahulu membenahi iklim investasi dan kepastian usaha. Hal tersebut mencakup perizinan, kepastian hukum, energi, logistik, perpajakan, hingga biaya modal yang kompetitif.
Setelah iklim investasi diperbaiki, investasi perlu diarahkan menjadi aktivitas produksi yang menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kapasitas ekonomi nasional.
Ia mencontohkan pembangunan pabrik, pertanian modern, hilirisasi, infrastruktur, pengembangan teknologi, serta sektor industri yang mampu menciptakan pekerjaan produktif.
"Investasi harus menjadi produksi nyata, bukan semata investasi finansial," ujarnya.
Baca Juga: Jaga Pertumbuhan Ekonomi, Menkeu Purbaya Ungkap Belanja Pemerintah Dikebut
Produktivitas Jadi Kunci
Hendropriyono juga menekankan pentingnya peningkatan produktivitas tenaga kerja.
Artikel Terkait
Kraton Majapahit Jakarta Sambut Tokoh Pagaruyung, AM Hendropriyono Tekankan Saling Keterkaitan Kebudayaan di Nusantara
Resmikan Turnamen Sepak Bola, Hendropriyono Jadikan Olahraga Sarana Pelestarian Budaya
Dukung Sosialisasi Pisah Sampah, AM Hendropriyono Gelorakan Perang Semesta Melawan Sampah
Hendropriyono Pertanyakan Kendaraan Politik untuk Wujudkan Gagasan Kiki Syahnakri dalam Buku Menata Ulang Reformasi
A.M. Hendropriyono: Tantangan Reformasi Bukan Hanya Apa yang Ditata Ulang, Tapi siapa dan bagaimana mengerjakannya.