SENAYANPOST - Konsultan dan Perencana Keuangan Elvi Diana meminta pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan penjelasan yang lebih rinci dan transparan kepada publik terkait faktor-faktor yang menyebabkan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Menurut Elvi, keterbukaan informasi sangat penting untuk menjaga kepercayaan pelaku pasar, khususnya investor yang membutuhkan kepastian dan pemahaman yang jelas mengenai kondisi pasar keuangan domestik.
Ia menilai penjelasan yang komprehensif dari pemerintah dan regulator dapat membantu meredam spekulasi sekaligus memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi yang sedang dihadapi pasar modal Indonesia.
Baca Juga: Rupiah Tertekan, Menkeu Purbaya: Indonesia Tidak Sedang Menuju Krisis seperti 1997-1998
"Kepercayaan investor adalah aset yang sangat berharga. Ketika kepercayaan itu terganggu, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pasar modal, tetapi juga oleh perekonomian nasional secara keseluruhan," kata Elvi Diana pada 7 Juni 2026, dikutip SenayanPost.com dari Antara.
Kepercayaan Investor Jadi Kunci
Elvi menjelaskan bahwa pasar modal sangat sensitif terhadap berbagai sentimen, baik yang berasal dari dalam negeri maupun faktor global.
Oleh karena itu, komunikasi yang jelas dan konsisten dari otoritas terkait dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga stabilitas pasar.
Menurutnya, ketidakpastian informasi berpotensi memicu kekhawatiran di kalangan investor dan mendorong munculnya berbagai spekulasi yang dapat memperburuk kondisi pasar.
Karena itu, ia mendorong pemerintah dan OJK untuk terus memperkuat komunikasi publik mengenai perkembangan ekonomi, kebijakan fiskal, maupun kondisi pasar keuangan nasional.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Respons Santai Isu Diganti oleh Prabowo: Mundur Juga Maju Kita
Dampak tidak hanya ke Pasar Modal
Elvi menekankan bahwa kepercayaan investor memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Artikel Terkait
Tiga Mantan Petinggi BGN Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Menkeu Purbaya Sebut Tetap Fokus Efisiensi Anggaran MBG
Mensesneg Tegaskan Tak Ada Rencana Ganti Menkeu Purbaya, Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Terjaga
Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp18 Ribu, Begini Tanggapan Menkeu Purbaya soal Utang Luar Negeri
Menkeu Purbaya Respons Santai Isu Diganti oleh Prabowo: Mundur Juga Maju Kita
Rupiah Tertekan, Menkeu Purbaya: Indonesia Tidak Sedang Menuju Krisis seperti 1997-1998