"Jadi semua harus paham bahwa inti ekonomi suatu negara kekuatannya pada produksi. Sayangnya digitalisasi industri di kita belum maju seperti Tiongkok, sehingga produk kita belum berdaya saing," tutup Teten Masduki terkait dengan isu TikTok Shop dan predatory price dalam perdagangan online.***
Artikel Terkait
Disawer Rp 1 Miliar saat Live TikTok, Inara Rusli Diterpa Banyak Kebingungan
Resep Seblak Rafael SMASH yang Lagi Viral di TikTok, Dijamin Gurih dan Bikin Ketagihan!
Opini: Di Balik Pelarangan TikTok di Amerika Serikat
Syahnaz Sadiqah Joget TikTok Pasca Minta Maaf karena Selingkuh, Kelihatan Bahagia?
Mendag Zulkifli Hasan Ungkap Revisi Permendag 50 Tahun 2020, TikTok Shop Bakal Ditutup?