6. Pertimbangkan opsi pemindahan risiko
Karena serangan ransomware dapat mengancam reputasi dan niat baik organisasi, seluruh risikonya tidak akan pernah dapat dikurangi atau dipindahkan sepenuhnya.
Apa pun itu, organisasi harus mempertimbangkan untuk memperoleh perlindungan asuransi siber yang sesuai dengan meninjau bagaimana hal itu menangani ganti rugi atas kerugian finansial, gangguan bisnis, biaya dan pengeluaran yang terkait dengan tebusan dan respons insiden.
Mereka juga harus mempertimbangkan penyedia layanan dengan saksama, seperti kemampuan untuk bekerja dengan penyedia respons insiden pilihan.
7. Atur tim respons pihak ketiga terlebih dahulu
Respons ransomware yang efektif sering kali mencakup semua atau sebagian keahlian pihak ketiga di seluruh disiplin respons insiden forensik, penasihat hukum, komunikasi krisis, serta negosiasi dan pembayaran tebusan.
Karena waktu sangat penting selama serangan ransomware, sangat penting untuk memeriksa dan melibatkan tim profesional terlebih dahulu untuk memantau dan bersiap menanggapi serangan saat itu terjadi.
Baca Juga: Kabar Baik untuk Profesional, Apple Luncurkan iMac dan MacBook Pro dengan Chip Terbaru M3
Mengurangi risiko ransomware merupakan tantangan bagi semua bisnis, baik besar maupun kecil.
Namun, dengan mitigasi risiko dan strategi cadangan yang tepat, organisasi dan karyawannya akan lebih siap dan lebih tangguh menghadapi apa pun yang akan terjadi.
8. Bersikap proaktif
Pastikan bahwa rencana/buku pedoman respons insiden (IR) dan rencana kesinambungan bisnis/pemulihan bencana telah dinilai, ditinjau, dan diperbarui.
Yang terpenting, pastikan rencana/buku pedoman tersebut diuji melalui praktik simulasi di seluruh skenario realistis untuk membantu meningkatkan ketahanan siber.***
Artikel Terkait
5 Misteri One Piece yang Belum Terjawab, Salah Satunya soal Kaido dan Big Mom
Arab Saudi Sebut 1301 Jemaah Haji Meninggal Dunia Akibat Cuaca Panas Ekstrem, 83 Persen Tidak Memiliki Izin Resmi
Heboh Pusat Data Nasional Kena Serangan Siber hingga Diminta Tebusan Fantastis, Kominfo: Kita Terus Bekerja Sekarang
Menkominfo Akui Pegawainya Jadi Pemain Judi Online
Buntut Serangan Ransomware PDNS 2, Jokowi Panggil BPKP untuk Audit