Kasus tersebut terungkap setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pihak di lingkungan Rektorat Unsoed pada 20 Agustus 2026.
Sejumlah pejabat Unsoed yang diamankan dalam operasi tersebut antara lain Rektor Prof. Akhmad Sodiq, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Norman Arie Prayogo, dan Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Prof. Kuat Puji Prayitno.
Sehari setelah OTT, pada 21 Agustus 2026, KPK menetapkan Sodiq, Norman, MYN, DMW dan AW selaku perantara, serta Kepala Bagian Akademik Unsoed berinisial ES sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait penerimaan mahasiswa baru.
Sementara itu, Kuat Puji Prayitno tidak ditetapkan sebagai tersangka.***