Namun, Burhanuddin mengungkapkan bahwa kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi dalam dua bulan terakhir ini ada kaitannya dengan Prabowo Subianto.
Baca Juga: Guardians of the Galaxy 3: 6 Hal yang Dinanti Penggemar Marvel dari Karya Pamungkas James Gunn
"Tapi dalam dua bulan terakhir, dinamika terhadap kepuasan presiden lebih berasosiasi dengan dukungan terhadap Prabowo Subianto," imbuhnya.
Dengan semakin dekatnya pesta demokrasi, nampaknya capres yang akan maju akan semakin terlihat.
Belum lama ini, Ganjar Pranowo diumumkan PDI Perjuangan sebagai capres dari partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri.
Sementara itu, publik masih menunggu capres dan cawapres dari partai lain, sebut saja Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Amanat Nasional, Partai Demokrat, dan Partai Golkar.
Tidak lupa, IPI juga mengungkapkan metode survei yang digunakan dalam simulasi capres dan cawapres di Pilpres 2024 ini.
IPI menyampaikan penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Dalam survei ini jumlah sampel sebanyak 1.220 orang yang berasal dari seluruh Provinsi yang terdistribusi secara proporsional.
Baca Juga: Prediksi Manga One Piece Chapter 1083: Sabo Bakal Bongkar Sosok Im Sama Sebenarnya!
Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 1.220 responden memiliki toleransi kesalahan sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.***
Artikel Terkait
Erick Thohir Teken Perjanjian dengan BPJS Ketenagakerjaan, Ingin Kesejahteraan Wasit Lebih Baik Lagi
Erick Thohir Buka Suara tentang Rencana Tim Bhayangkara FC yang menjadi "Timnas U 20 dan U 22" di Liga 1
Pemilu 2024: Pengamat Sebut Erick Thohir Punya Dua Hal Ini hingga Pas Jadi Cawapres Ganjar Pranowo
Hasil Survei Poltracking: Elektabilitas Erick Thohir Belum Tergoyahkan di Bursa Cawapres Pemilu 2024
Erick Thohir Jadi Kandidat Kuat Cawapres di Pemilu 2024, Pengamat Sebut Menteri BUMN Sudah Buktikan 2 Hal Ini