Bukan Forum Audiensi, Sri Radjasa Ungkap Rencana Awal Pertemuan Pribadi Roy Suryo cs dengan 3 Anggota Komisi Reformasi Polri

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Kamis, 20 November 2025 | 18:03 WIB
Sri Radjasa Chandra ungkap insiden walk out Roy Suryo vs dalam forum audiensi terkait kasus ijazah Jokowi belum lama ini. (Tangkap layar YouTube Forum Keadilan TV)
Sri Radjasa Chandra ungkap insiden walk out Roy Suryo vs dalam forum audiensi terkait kasus ijazah Jokowi belum lama ini. (Tangkap layar YouTube Forum Keadilan TV)

"Tapi, kenyataannya Jimly membuat keputusan tersangka harus keluar, satu hal yang menurut saya itu kontradiksi," sambungnya.

Jimly Asshiddiqie sendiri sempat menyebut bahwa permintaan untuk Roy Suryo cs keluar karena status tersangka dan menghormati proses hukum yang berlangsung.

Hal itu lantas menjadi alasan yang tak bisa diterima oleh Sri Radjasa dan mengingatkan tim reformasi Polri harus independen dengan menerima masukan dari berbagai pihak.

Baca Juga: Keberadaan Ijazah Jokowi Bukan Mitos, Polda Metro Jaya Klaim di Bawah Penguasaan Kepolisian

Pertemuan Awal yang Direncanakan Secara Personal antara Roy Suryo cs dengan Komisi Reformasi Polri

Sebelum audiensi digelar, Sri Radjasa mengatakan bahwa awalnya pertemuan akan dilakukan secara personal, sehingga tidak dalam forum besar.

"Awalnya, Refly menghendaki pertemuan itu satu-satu, dengan Pak Jimly, Pak Mahfud, dan dengan Pak Yusril. Tadinya, kita mau mengadakan pertemuan terpisah," ujar Sri Rajasa.

Namun, sebelum ada pertemuan itu, Refly Harun mendapat undangan dari Ahmad Dofiri dan menggelar pertemuan di PTIK, yang menurut Sri Radjasa kurang fair dalam pemilihan lokasi.

"Di situ (PTIK) saya pikir juga tidak fair karena di situ kelihatan sekali ada intervensi para petinggi Polri yang ada di tim reformasi kepada Jimly untuk tidak menghadirkan Roy suryo cs," tegasnya.

Baca Juga: Rismon Sianipar Diperiksa Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Malah Pamer Buku ‘Gibran End Game’

Sementara itu, 5 dari 10 anggota komisi reformasi Polri sekaligus petinggi Polri adalah Jenderal (Purn) Tito Karnavian yang merupakan Kapolri tahun 2016-2019, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang menjabat Kapolri saat ini, Jenderal (Purn) Badrodin Haiti yang pernah menjadi Kapolri 2015-2016, Jenderal (Purn) Idham Azis pernah menjadi Kapolri 2019-2021, dan Jenderal (HOR) (Pur) Ahmad Dofiri merupakan Wakapolri 2024-2025.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: YouTube Forum Keadilan TV

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X