Reaksi Presiden Prabowo dan Partai Gerindra Setelah Mendengar Kasus Gus Miftah

photo author
Hanggi, Senayan Post
- Kamis, 5 Desember 2024 | 10:47 WIB
Gus Miftah mengolok-olok penjual es teh (YouTube Gus Yusuf)
Gus Miftah mengolok-olok penjual es teh (YouTube Gus Yusuf)

SENAYANPOST - Presiden Prabowo dan Partai Gerindra, akhirnya bereaksi terhadap kasus yang dialami Gus Miftah, yang menjadi buah bibir di masyarakat.

Seperti kita ketahui, bahwa akhir-akhir ini Miftah Maulana Habiburrahman atau yang akrab dipanggil Gus Miftah, sedang menjadi perbincangan publik.

Hal tersebut karena perkataan dan sikapnya dinilai mengolok-olok pedagang es tehbernama Sunhaji, yang berjualan di acara pengajian.

Apalagi peristiwa tersebut terekam dengan jelas, dan penggalan videonya menjadi viral di media sosial.

Baca Juga: Produksi Pangan Naik, Presiden Prabowo Harap Indonesia Tidak Impor Beras Tahun 2025

Perilaku Gus Miftah yang dilakukan di antara jemaah yang hadir pada acara pengajian umum, sontak membuat publik geram.

Bahkan karena masifnya kritik dari masyarakat, membuat pihak Istana turun tangan.

Pasalnya selain penceramah, Gus Miftah dipilih oleh Presiden Prabowo sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

Menurut Hasan Nasbi, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) memastikan, jika Presiden Prabowo sudah mendengar kasus tenyang Gus Miftah.

Baca Juga: Presiden Prabowo Sumbang Lahan Pribadi 20 Ribu Hektar untuk Konservasi Gajah di Aceh

Makanya Presiden Prabowo sudah menegur Gus Miftah, yang disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Mayor Teddy Indra Wijaya.

"Presiden Prabowo sudah memberi teguran kepada yang bersangkutan, melalui Sekretaris Kabinet untuk segera meminta maaf kepada Bapak Sunhaji, yang mungkin saja dan sangat mungkin terluka perasaannya karena kejadian kemarin," ungkap Hasan, dikutip Kamis 5 Desember 2024.

Hasan menegaskan, sikap Presiden Prabowo adalah sangat hormat terhadap rakyat, siapa pun dia dan apa pun profesinya.

"Prabowo Subianto sangat menghormati dan menjunjung tinggi adab terhadap siapa pun, terhadap rakyat kecil, terhadap pedagang kaki lima, terhadap nelayan, terhadap petani, terhadap siapa pun. Semua orang yang bekerja keras, mereka memeras keringat mencari rezeki yang halal untuk kebutuhan keluarga mereka," jelas Hasan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hanggi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X