SENAYANPOST - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan secara jelas mendukung pasangan calon nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno di Pilkada Jakarta 2024.
Bukan tanpa alasan, Anies mendukung Pramono-Rano karena sudah mengenalnya sejak lama.
Tidak hanya itu, Anies juga menceritakan bahwa Pramono pernah meminta dirinya untuk menemani istri di Jogja yang melahirkan anak pertamanya.
"Izinkan untuk menyampaikan bahwa dalam Pilkada 2024 ini saya memilih pasangan Mas Pramono dan Bang Doel," kata Anies Baswedan pada 23 November 2024, dikutip SenayanPost.com dari X @aniesbaswedan.
Baca Juga: Lirik Lagu Muda Mudi Jakarta, Ardhito Pramono feat Amel Carla, Baru Rilis!
Anies mengaku sudah mengenal Pramono sejak awal 90an.
"Saya kenal Mas Pramono sudah lama sekali. Sejak awal tahun 1990-an bahkan pada saat anak pertamanya lahir di Jogja tahun 1992," terangnya.
Mantan Gubernur DKI itu juga mengungkapkan bahwa calon gubernur nomor urut 3 itu santun dan pekerja keras.
"Begitu dekatnya kita karena itu saya kenal karakternya, saya kenal pikirannya. Ia santun, kerja serius, kerja tuntas dan bawaannya tenang, stabil, dan dia tidak merendahkan siapapun, dia menghormati semua kalangan," bebernya.
Baca Juga: Dharma Pongrekun soal Banjir Jakarta: Itu Hadiah dari Tuhan
Selain itu, Anies mengenal sosok Pramono yang berkomitmen terhadap janji.
Kemudian yang terpenting adalah memiliki pengalaman politik dan pemerintahan yang panjang.
"Komit terhadap janji dan punya pengalaman politik, pengalaman pemerintahan yang amat panjang," ujarnya.
Selanjutnya, Anies menilai bahwa sosok Pramono bisa berkomunikasi dengan semua pihak.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Bakal Usung Parpol Baru, Rocky Gerung Sebut Momen Ini Bakal Dramatis
Gerakan Coblos Tiga Paslon Muncul dari Pendukung Anies, Pengamat Sebut Berbahaya Bagi Demokrasi
Jelang Pilkada Jakarta 2024, Pramono Anung dan Rano Karno Sambangi Anies Baswedan, Ada Apa?
Eks Gubernur DKI Jakarta Bakal Ramaikan Kampanye Paslon Pramono Anung dan Rano Karno, Anies Baswedan Hadir?
Anies Baswedan Apresiasi ICC Keluarkan Surat Penangkapan Netanyahu dan Gallant: Tidak Ada Individu atau Negara di Atas Hukum