SENAYANPOST - Adik Gus Dur, Gus Umar Wahid mengaku terkejut dihubungi calon gubernur (cagub) Andika Perkasa sebelum akhirnya diresmikan menjadi ketua timses di Pilkada Jateng 2024.
Gus Umar Wahid sebelumnya memperkirakan bahwa Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi akan menunjuk orang NU untuk menjadi ketua timses.
Pada awalnya, Gus Umar Wahid meminta waktu untuk mempertimbangkan tawaran Andika Perkasa tersebut.
Pada akhirnya, adik Gus Dur menerima pinangan mantan Panglima TNI itu.
Baca Juga: Hari Terakhir Retreat, Presiden Prabowo Kompak Olahraga Pagi Bersama Kabinet Merah Putih
"Gapapa, semua orang juga kaget," kata Gus Umar Wahid pada 25 Oktober 2024, dikutip SenayanPost.com dari Youtube Total Politik.
Menurut Gus Umar, sepertinya Andika-Hendi meminangnya karena pasangan itu hanya didukung oleh PDIP.
"Ia menyadari betul bahwa dia hanya didukung oleh PDIP, yang lain didukung sama sisanya," lanjutnya.
Untuk menambah suara dan dukungan, maka mau tidak mau Andika-Hendi harus mencari yang lain.
Baca Juga: Ratusan Advokat Siap Dukung Andika -Hendi dan Antisipasi Kecurangan di Pilkada Jawa Tengah
Awal mulanya, Gus Umar mengira akan didukung oleh orang NU.
"Dia bilang 'Kalau saya cuma didukung PDIP ya nggak kuat lah pak'. Jadi kita mesti mencari yang lain. Saya pikir dari NU," terangnya.
Saat ditawari oleh Andika, Gus Umar mengaku tidak terlalu banyak bertanya mengapa mantan Panglima TNI itu memilih dirinya.
"Saya nggak berbelit-belit ya, saya cuma mikir dia eks Panglima TNI, pasti dia masih punya akses ke TNI antara lain ke intelijen," jelasnya.
Artikel Terkait
Andika Perkasa dan Hendi Sambangi Gus Mus, Kompak Kenakan Baju Merah
Muhammad Andika Perkasa yang nJawani
Bambang Pacul Jadi Ketua Tim Pemenangan Andika Perkasa di Pilgub Jateng
Komentar Andika Perkasa Soal Kekuatan Lawannya di Pilgub Jateng
Ratusan Advokat Siap Dukung Andika -Hendi dan Antisipasi Kecurangan di Pilkada Jawa Tengah