Reaksi Awal Gus Umar Wahid saat Ditawari Ketua Timses Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi di Pilkada Jateng 2024

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Minggu, 27 Oktober 2024 | 16:39 WIB
Gus Umar Wahid jadi ketua timses Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi di Pilkada Jateng 2024, begini reaksi awalnya. (Kolase foto tangkapan layar Youtube Total Politik dan Instagram.com/@jenderaltniandikaperkasa)
Gus Umar Wahid jadi ketua timses Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi di Pilkada Jateng 2024, begini reaksi awalnya. (Kolase foto tangkapan layar Youtube Total Politik dan Instagram.com/@jenderaltniandikaperkasa)

SENAYANPOST - Adik Gus Dur, Gus Umar Wahid mengaku terkejut dihubungi calon gubernur (cagub) Andika Perkasa sebelum akhirnya diresmikan menjadi ketua timses di Pilkada Jateng 2024.

Gus Umar Wahid sebelumnya memperkirakan bahwa Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi akan menunjuk orang NU untuk menjadi ketua timses.

Pada awalnya, Gus Umar Wahid meminta waktu untuk mempertimbangkan tawaran Andika Perkasa tersebut.

Pada akhirnya, adik Gus Dur menerima pinangan mantan Panglima TNI itu.

Baca Juga: Hari Terakhir Retreat, Presiden Prabowo Kompak Olahraga Pagi Bersama Kabinet Merah Putih

"Gapapa, semua orang juga kaget," kata Gus Umar Wahid pada 25 Oktober 2024, dikutip SenayanPost.com dari Youtube Total Politik.

Menurut Gus Umar, sepertinya Andika-Hendi meminangnya karena pasangan itu hanya didukung oleh PDIP.

"Ia menyadari betul bahwa dia hanya didukung oleh PDIP, yang lain didukung sama sisanya," lanjutnya.

Untuk menambah suara dan dukungan, maka mau tidak mau Andika-Hendi harus mencari yang lain.

Baca Juga: Ratusan Advokat Siap Dukung Andika -Hendi dan Antisipasi Kecurangan di Pilkada Jawa Tengah

Awal mulanya, Gus Umar mengira akan didukung oleh orang NU.

"Dia bilang 'Kalau saya cuma didukung PDIP ya nggak kuat lah pak'. Jadi kita mesti mencari yang lain. Saya pikir dari NU," terangnya.

Saat ditawari oleh Andika, Gus Umar mengaku tidak terlalu banyak bertanya mengapa mantan Panglima TNI itu memilih dirinya.

"Saya nggak berbelit-belit ya, saya cuma mikir dia eks Panglima TNI, pasti dia masih punya akses ke TNI antara lain ke intelijen," jelasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Youtube Total Politik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X