Anies Baswedan Ditinggal PKS Jelang Pilkada Jakarta 2024? Ini Kata Jubir Muhammad Kholid

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Kamis, 8 Agustus 2024 | 14:04 WIB
Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berpotensi ditinggal PKS jelang Pilkada Jakarta 2024 pada November mendatang. (X.com/@aniesbaswedan)
Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berpotensi ditinggal PKS jelang Pilkada Jakarta 2024 pada November mendatang. (X.com/@aniesbaswedan)

SENAYANPOST - Anies Baswedan yang mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta berpotensi ditinggalkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) jelang Pilkada Jakarta 2024.

Sebagaimana diketahui, pasangan Anies dan Sohibul Iman kekurangan dukungan dari empat kursi DPRD Jakarta hingga harus menggandeng partai politik lain.

PKS melalui juru bicaranya, Muhammad Kholid mengatakan bahwa Anies sudah diberi batas waktu hingga 4 Agustus 2024.

Muhammad Kholid menegaskan bahwa PKS ingin berkontestasi dalam Pilkada Jakarta 2024 yang akan berlangsung pada November mendatang.

Baca Juga: Kaesang Siap Berkompetisi dengan Anies Baswedan dan Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta 2024

"Namun, karena batas waktu 4 Agustus tersebut sudah terlewati maka PKS mulai membuka komunikasi dengan semua pihak agar ada kepastian bahwa kami bisa ikut berkontestasi pada pilkada," kata Muhammad Kholid pada 8 Agustus 2024, dikutip SenayanPost.com dari Antara.

Sebagai partai pemenang Pilkada Jakarta, PKS harus memastikan bahwa kadernya ikut dalam kontestasi Pilkada Jakarta.

"PKS mensyaratkan agar kadernya harus ikut berlaga, entah sebagai cagub atau cawagub," lanjutnya.

Ia mengatakan bahwa PKS membuka diri untuk bergabung dengan KIM Plus dan sedang dibicarakan dalam internal pimpinan pusat.

Baca Juga: Survei PEDAS: Anies Baswedan, Kaesang Pangarep, dan Ridwan Kamil Dominasi Eksposur di Pilkada Jakarta 2024

PKS juga sudah memberikan tenggat waktu 40 hari sejak 25 Juni 2024 untuk mencari kursi dukungan tambahan dari partai lain sebagai syarat maju Pilkada Jakarta.

Tidak hanya itu, Presiden PKS Ahmad Syaikhu juga sempat turun gunung mencari mitra koalisi untuk Anies agar bisa memenuhi kekurangan kursi tersebut.

Beberapa waktu lalu, Anies juga sempat bertemu dengan partai lain seperti Perindo, PDIP, dan partai lainnya membicarakan soal kemungkinan koalisi.

Namun, saat itu Anies mengatakan bahwa pihaknya membuka diri dan masih mempertimbangkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X