AMIN Bantah Bakal Bubarkan BUMN Jika Terpilih Jadi Presiden dan Wakil Presiden: Mana Mungkin

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Selasa, 6 Februari 2024 | 16:48 WIB
Anies Baswedan dan Cak Imin (AMIN) bantah soal pembubaran BUMN jika pasangan ini terpilih jadi Presiden dan Wakil Presiden 2024-2029. (Twitter.com/@aniesbaswedan)
Anies Baswedan dan Cak Imin (AMIN) bantah soal pembubaran BUMN jika pasangan ini terpilih jadi Presiden dan Wakil Presiden 2024-2029. (Twitter.com/@aniesbaswedan)

SENAYANPOST - Anies Baswedan dalam acara Desak Anies baru-baru ini membantah isu terkait pembubaran BUMN jika dirinya dan Cak Imin terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2024-2029.

Sebelumnya, santer diberitakan bahwa Menteri Erick Thohir menentang rencana salah satu paslon Pemilu 2024 untuk membubarkan BUMN.

Menurut Erick Thohir, akan ada banyak pegawai yang mengalami PHK jika BUMN dibubarkan.

Dalam kesempatan itu, Anies meluruskan bahwa pihaknya bukan ingin membubarkan BUMN tetapi mengubahnya menjadi bentuk koperasi seperti yang tercantum dalam Visi dan Misi AMIN.

Baca Juga: Jadwal Kampanye Akbar Anies Cak Imin 24 Januari hingga 10 Februari, Datang dan Ramaikan!

Anies menambahkan bahwa tidak mungkin membubarkan BUMN yang sudah lama berdiri.

"Mana mungkin BUMN dihapus? Mana mungkin," kata Anies Baswedan pada 5 Februari 2024, dikutip SenayanPost.com dari Instagram @ubahbareng.

Menurutnya, Erick salah menerima informasi terkait isu pembubaran BUMN yang saat ini sedang ramai dibicarakan.

"Jadi ketika kemudian malah itu Pak Menterinya (Erick Thohir) yang ngomong, itu nggak berpikir kritis gitu," lanjutnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta menambahkan bahwa usulan untuk membubarkan BUMN tidak masuk akal.

Baca Juga: Survei Terbaru Poltracking: Elektabilitas Prabowo-Gibran 46,7 Persen Ungguli Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud

"Ini jelas tidak masuk akal (pembubaran BUMN)," jelasnya.

Anies kemudian menegaskan kembali bahwa jika dirinya dan Cak Imin terpilih akan membuat BUMN yang lebih menjalankan fungsi negara.

"Kami menegaskan ke depan BUMN adalah BUMN yang menjalankan fungsi negara, negara ini punya dua tangan. Satu namanya birokrasi, satu namanya korporasi," ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Instagram @ubahbareng

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X