nasional

Opini: Kesederhanaan Pemimpin Negeri Kaya

Jumat, 19 Juli 2024 | 20:47 WIB
Dr. Abdul Aziz, M.Ag, Dosen Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said, Surakarta

Di Indonesia, tulis Elza, jika ada pejabat naik transportasi publik, apa lagi tanpa pengawalan, akan jadi berita besar.

Baca Juga: Perlawanan Masih Ada, Brigade Al Qassam Rilis Empat Penyergapan di Tal Al Hawa Jalur Gaza

Di Indonesia, para pemimpin pulang pergi terbiasa dikawal dengan banyak petugas, memakai mobil mewah dengan sirine yang memaksa siapa pun untuk minggir di jalan raya. Mereka terbiasa dimanjakan dengan fasilitas yang didapat dari negara.

Menarik untuk dikaji, tulis pengarang buku "Manusia Gerobak" itu -- mengapa pejabat di negeri ini bangga hidup mewah? Padahal, Indonesia adalah salah satu negara di mana para pemimpinnya dulu hidup sederhana.

Beberapa tokoh besar Indonesia seperti Mohammad Hatta, Jenderal Hoegeng, Jenderal Sudirman, dan PM Mohamad Natsir, misalnya, terkenal dengan gaya hidup sederhananya.

Mereka dihormati, karena menjadi teladan dalam menjalani kehidupan yang sederhana.

Baca Juga: اليابان تدرس مكافحة المنظمات الإرهابية السرية من الرئيس الأسبق للمخابرات الإندونيسية

Lalu, bagaimana sekarang? Jauh panggang dari api. Kemewahan hidup seperti dilombakan. Makin mewah, makin prestisius. Makin dihormati dan dikagumi.

Bahkan, mereka suka flexing di sosial media menunjukkan kekayaannya. Naudzubillah min dzalik!

Di negeri Pancasila yang Berketuhanan Yang Maha Esa, seharusnya pilihan hidup sederhana diutamakan.

Kenapa? Semua nabi panutan spiritual penduduk Indonesia adalah figur-figur sederhana. Bagi mereka kesederhanaan adalah kebahagiaan.

Baca Juga: Tegas! PBNU Beri Dua Pilihan Ini untuk Lima Pemuda NU yang Sambangi Presiden Israel

Nabi Muhammad menambal bajunya sendiri yang sobek. Nabi Isa sepanjang hidupnya tidak punya rumah pribadi. Nabi Daud dan Sulaiman, meski jadi raja, tapi hidup sederhana -- seperti halnya Rutte dan Merkel. Seperti halnya Bung Hatta dan Pak Dirman.

Mereka adalah pribadi-pribadi yang sudah selesai dengan dirinya sendiri. Yang mereka pikirkan bagaimana rakyat hidup aman dan sejahtera.

Itulah para pemimpin sejati. Semoga kisah di atas, menginspirasi para pemimpin kita di Indonesia.

Sebagai catatan, Indonesia punya konsep hidup Pancasila yang sangat baik. Kita bangsa Indonesia tinggal melaksanakan konsep hidup Pancasila tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini