Rutte dikabarkan tiap hari naik sepeda ke tempat kerjanya di kantor PM. Ia juga naik sepeda saat menemui raja dan pemimpin negara asing.
Baca Juga: Alarm Peringatan IDF Tidak Berfungsi, Drone Al Hautsi Yaman Serang Tel Aviv
Kadang hanya mengenakan celana jins dan kemeja kasual sambil makan apel. Dia tinggal di apartemen yang sederhana.
Rutte sering datang ke kafe sendirian tanpa staf, tanpa pengawal, untuk sekadar minum kopi dan makan pai apel.
Rutte pernah menumpahkan kopi di kantornya dan ia bersikeras mengepelnya sendiri.
Di Swedia -- negeri yang presidennya lebih suka naik kereta api dari pada mobil mewah, ada cerita menarik: kehidupan Elva Johansen, menteri tenaga kerja yang sangat sederhana.
Baca Juga: PWNU DKI Jakarta Pecat Zainal Maarif Buntut Kunjungan ke Israel
Meski menteri, ternyata Elva tidak punya mobil dan di rumahnya tidak ada pembantu. Padahal, Swedia adalah negara kaya.
Cerita lain, kehidupan mantan PM Jerman Angela Merkel. Kanselir Jerman periode 2005-2021 itu, diketahui hidup sangat sederhana. Ia tinggal di apartemen bersama suaminya dan memasak sendiri.
Ketika mundur sebagai Kanselir Jerman setelah 18 tahun menjabat, orang nomor satu di negara terkaya Eropa itu, tetap tinggal di apartemen sederhana, tanpa pembantu.
Orang yang dinobatkan majalah Time sebagai wanita paling berpengaruh di dunia itu, melakukan pekerjaan-pekerjaan rumah tangga sendiri bersama suaminya.
Baca Juga: Untuk Palestina, Muhammadiyah Perkuat Diplomasi Kemanusiaan
Mobil mewah dan tumpukan harta untuk tujuh turunan serta mewariskan dinasti kekuasaan, sepertinya tak ada dalam kamus hidup Merkel.
Jabatan, kata Merkel, adalah sebuah tugas suci yang harus dilaksanakan dengan serius, hati-hati, dan untuk kepentingan rakyat.
Kolumnis Elza Peldi Taher, dalam sebuah tulisannya, mencoba membandingkan gaya pemimpin Indonesia dengan pemimpin Eropa yang negerinya kaya raya.