nasional

Opini: Fachry dan Bakrie

Rabu, 11 Oktober 2023 | 09:13 WIB
Syaefudin Simon (Senayan Post)

Fachry tak pernah mau diangkat jadi profesor. UIN Jakarta beberapa kali minta Fachry untuk menyandang guru besar. Tapi Fachry selalu menolaknya.

Baca Juga: Beda dari Dr Djaja soal Kadar Sianida di Tubuh Wayan Mirna Salihin, Prof Eddy Hiariej Justru Bilang Ini

Bagi saya, Fachry yg lebih suka dengan status kolumnis ketimbang profesor, adalah guru besar sejati. Bayangkan hampir semua aktivis dan politisi, jika ingin ambil doktor dan bikin disertasi, selalu minta saran atau bimbingan Fachry.

Hal itu bisa dimengerti karena Fachry selalu update dengan artikel dan buku-buku terbaru yang berkualitas, baik terbitan dalam maupun luar negeri. Perpustakaan pribadinya, luar biasa besar dan lengkap dgn buku berbagai tema dan judul. Buku langka dan terbaru, yang sulit ditemukan di perpus lain, di perpus pribadi Fachry niscaya ada.

Dalam sebuah podcast, Fachry bercerita pernah didatangi Aburizal Bakrie -- generasi kedua Bakrie Brothers yang didirikan pengusaha Achmad Bakrie -- saat masih kuliah di Monash University, Australia. Konon Ical -- panggilan akrab ARB -- kagum dgn opini2 Fachry di berbagai media massa.

Sebelum berpisah, ARB ngasih hadiah untuk Fachry. Kata Fachry, hadiahnya sangat besar. Ia tersenyum mengenang masa lalunya saat bertemu dengan putranya Achmad Bakrie itu.

Baca Juga: Israel Klaim Amankan Perbatasan Gaza, Ratusan Warga Jadi Tawanan Hamas

Nah, kini di tahun 2023, Bakrie kembali memberikan hadiah istimewa untuk Fachry. Sang kolumnis yang suka buah semangka -- saya tahu karena pernah mampir di rumahnya disuguhi buah semangka dan buah naga -- mendapat anugrah Achmad Bakrie Award, September 2023 lalu.

Anugrah ini diberikan kepada orang-orang Indonesia yang berprestasi dalam bidangnya. Seperti halnya Habibie Award.

Selain Fachry Ali sebagai ilmuwan sosial terdepan di Indonesia, Achmad Bakrie Award 2023 juga diberikan kepada Joko Pinurbo untuk bidang Sastra, Andrijono untuk bidang Kedokteran, dan Carina Joe untuk bidang Sains.

Selamat buat Bang Fachry Ali. Karya-karya tulis Anda selalu dinanti pembaca. Dan tetaplah menjadi semangka. Karena asyik dan enak dicerna.***

Halaman:

Tags

Terkini