nasional

Sebuah Cerita dari Saksi Mata, Kenangan 1 Oktober Penculikan Kolonel Katamso dan Letkol Sugiono di Yogyakarta

Senin, 2 Oktober 2023 | 15:43 WIB
Kenangan 1 Oktober Penculikan Kolonel Katamso dan Letkol Sugiono di Yogyakarta, Oleh: Dr. KH Amidhan Shaberah (Senayanpost)

Dua eksekutor, Peltu Sumardi dan Serma Kandar membawa Kolonel Katamso ke suatu tempat yang tersembunyi, yang belakangan diketahui sebagai Mako Yon L di Kentungan Sleman.

Baca Juga: Apakah Bleach Thousand Year Blood War 2 Tamat? Ini Kabar Terbaru dari Studio Pierrot

Menurut saksi mata dari AD, yakni Serka Suwarno dan Kopda Sugiyono di Pengadilan Militer, mereka mendengar suara pukulan keras sebanyak empat kali. Setelah pukulan pertama terdengar suara rintihan kesakitan.

Suara ini kemudian lenyap setelah dilanjutkan pukulan tiga kali berturut-turut. Dilihatnya, tempat pemukulan berada di lingkungan Markas Yon L. Di dekat tempat itu ada 6 orang sedang berdiri dan dua orang sedang duduk di dekat pohon pisang.

Di tempat gundukan tanah yang ditanam pohon pisang tersebut, setelah digali, kemudian ditemukan dua jenazah. Setelah diidentifikasi, diketahui, dua mayat itu adalah jasad Kolonel Katamso dan Letkol Sugiyono yang diculik sebelumnya.

Tetesan darah dan sobekan baju putih ditemukan di tembok dekat suara pemukulan. Temuan ini mengindikasikan telah terjadi penganiayaan berat terhadap Kolonel Katamso dan Letkol Sugiono sebelum dibunuh.

Baca Juga: Di Tengah Krisis Anggaran, Joe Biden Pastikan AS Tetap Dukung Ukraina

Jenazah kedua perwira menengah AD itu dalam keadaan ditanam di bawah pohon pisang. Apakah ditanam hidup-hidup ataukah dibunuh dulu baru ditanam, tidak ada saksi yang memperkuat dugaan tersebut. Namun dugaan terjadinya penganiayaan berat sebelum dilakukan pembunuhan sudah hampir pasti.

Penggalian jenazahnya sendiri baru dilaksanakan tanggal 20 Oktober 1965. Lama kedua petinggi militer ini dinyatakan hilang. Baru tiga pekan kemudian, lokasi mayatnya ditemukan. Di bawah tanaman pohon pisang yang layu.***

Halaman:

Tags

Terkini