Opini: Jokowi dan Rocky Gerung, Antara Etika dan Pidana

photo author
Hanggi, Senayan Post
- Jumat, 4 Agustus 2023 | 18:13 WIB
Simak opini dari Dr. Abdul Aziz, M.Ag, dosen Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta yang mengulas tentang Masalah antara Jokowi dan Rocky Gerung. (SenayanPost.com)
Simak opini dari Dr. Abdul Aziz, M.Ag, dosen Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta yang mengulas tentang Masalah antara Jokowi dan Rocky Gerung. (SenayanPost.com)

Walhasil Rocky Gerung harus siap menghadari ruang pengadilan yang kaku dan menegangkan nanti.

Baca Juga: Agensi Konfirmasi Rencana Wajib Militer Lee Do Hyun: Fanmeeting ‘The Beginning’ Jadi yang Terakhir

Kembali kepada problem etika dan pidana. Dalam kasus Rocky Gerung, masalah etika ini ternyata bertautan dengan pidana.

Rocky Gerung tampaknya kurang peka, ketika mengucapkan kata bajingan tolol dan bajingan pengecut, masa relawan dan pendukung Jokowi akan bangkit.

Mereka bangkit dengan logika rasional, karena apa yang dituduhkan Rocky Gerung bertentangan dengan fakta. Rocky mungkin masih "selamat" dari jeratan hukum ketika berujar kitab suci adalah fiksi.

Tapi kali ini, Rocky Gerung tidak bisa menghindari kejaran hukum tadi. Karena keberhasilan Presiden membangun Indonesia bukan fiksi. Tapi fakta yang sulit diingkari.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hanggi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X