SENAYAN POST - Ribuan jemaah haji Indonesia dilaporkan terlantar di Muzdalifah, Arab Saudi.
Hal itu disebabkan bus jemputan tak kunjung datang.
Para jemaan yang terlantar kemudian menunggu dengan duduk di tepi jalan raya.
Baca Juga: Tersangka Pembunuhan Tujuh Bayi Hasil Inses Terancam Hukuman Mati
Mereka terkena terik matahari yang mencapai suhu 41 derajat Celsius.
Konjen RI Jeddah, Eko Hartono, menyatakan bahwa logistik sedang dalam perjalanan.
Berbagai upaya sedang dilakukan untuk menangani situasi tersebut, termasuk pengiriman makanan dan bus jemputan.
Baca Juga: Tanggapan Golkar Usai Ridwan Kamil Digoda PDIP Jadi Cawapres Ganjar Pranowo
Sekarang dalam penanganan. Makanan sedang di-drop dan bus terus diupayakan. Bus tertahan di Mina karena jalan dipenuhi jemaah. Susah putar ke Muzdalifah. Sekarang bus sudah tiba dan angkut jemaah," kata Eko.
Eko Hartono mengatakan bahwa sebenarnya panitia sudah berusaha penuh.
Namun usaha mereka terhambat karena padatnya jemaah haji di sana.
Selain itu, seorang panitia haji, Ahmad Shidiq menjelaskan kronologi jemaah haji Indonesia terlantar.
Dia menjelaskan bahwa bus jemputan terhambat karena sesak dipenuhi jemaah.
Artikel Terkait
Tersangka Pembunuhan Tujuh Bayi Hasil Inses Terancam Hukuman Mati
Tanggapan Golkar Usai Ridwan Kamil Digoda PDIP Jadi Cawapres Ganjar Pranowo
Opini: Ekonomi Haji Pascapandemi dan Uang Jokowi
Makan Kambing Guling Seperempat Ekor, Tasyi Athasyia Bagi Setengahnya ke Karyawan, Bantah Kasih Makanan Sisa
Ribuan Jemaah Haji Indonesia Terlantar di Muzdalifah: Terjemur di Suhu 41 Derajat