Tips Berkendara Aman Saat Berpuasa di Bulan Ramadhan

photo author
Hanggi, Senayan Post
- Kamis, 23 Maret 2023 | 22:34 WIB
Cari Aman Berkendara Sepeda Sepeda Motor di Bulan Ramadhan (Foto: IStimewa)
Cari Aman Berkendara Sepeda Sepeda Motor di Bulan Ramadhan (Foto: IStimewa)

SENAYANPOST - Menuaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan bukan berarti menghilangkan aktivitas sehari-hari, begitu pun pemotor yang setiap hari ke kantor menggunakan sepeda motor tidak akan berganti alat transportasi.

Pasalnya sepeda motor saat ini sudah menjadi salah satu moda transportasi utama seluruh kalangan masyarakat Indonesia, makanya begitu harus menuaikan ibadah puasa maka akan tetap sebagai pengguna sepeda motor, tapi ada hal yang harus dipwrhatikan ketika berkendara menggunakan sepeda motor pada bulan puasa.

Menurut Ludhy Kusuma, Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora (DAM) mengatakan, berkendara menggunakan sepeda motor di bulan Ramadhan menjadi salah satu kondisi yang harus diperhatikan untuk para pengendara.

Ketika kondisi tubuh mengalami kekurangan cairan, memungkinkan pengendara akan cepat merasakan kelelahan apabila berkendara dengan jarak yang cukup jauh.

Baca Juga: Mesin Sepeda Motor Susah Dinyalakan, Simak Tips dan Ketahui Penyebabnya

“Pengendara harus menyiapkan berbagai hal untuk mempersiapkan kondisi tubuh maupun emosi kita ketika berkendara di bulan Ramadhan, ujar Ludhy.

1. Makanan Ketika Sahur

Pastikan ketika sedang makan sahur bahwa makanan memiliki nutrisi lengkap dan kaya akan serat guna menjaga kondisi tubuh tetap dalam kondisi fit. Selain makanan, jaga asupan cairan yang ada di dalam tubuh dengan meminum banyak air mineral agar tubuh tidak kekurangan cairan di siang hari. Kurangi makanan dengan kadar garam yang banyak karena akan menyebabkan rasa cepat haus pada tubuh, serta mengurangi kafein dan makanan dengan kadar minyak berlebih.

2. Mengatur Rute Jalan

Baca Juga: Subsidi Motor Listrik, Bikin Perusahaan Motor Listrik Mau Pakai Komponen Lokal

Sore hari merupakan waktu terpadat ketika berkendara, karena hampir semua orang berburu waktu untuk bisa tiba dirumah dan berbuka bersama dengan keluarga. Maka dari itu, tentukan jalur yang bisa menjadi jalan pintas untuk mencapai rumah, karena kemungkinan jalan-jalan utama akan dipenuhi oleh pengendara lain dan kendara lain.

3. Menjaga Toleransi

Selain menahan haus dan lapar, menjaga emosi pun merupakan salah satu keutamaan dalam berpuasa. Kondisi di jalan raya yang penuh memungkinkan munculnya pengendara-pengendara dengan etika yang kurang baik dikarenakan ingin segera tiba di rumah. Pengendara yang baik harus menjaga emosi dan tidak terpancing oleh pengendara lain, dengan menjaga toleransi sesama pengendara akan mempermudah untuk mengatur emosi kita.

4. Isitirahat Yang Cukup

Apabila sudah merasa kelelahan ketika berkendara dengan durasi yang lama sekitar 2 jam dikarenakan jarak jauh dan kondisi lalu lintas yang padat, sebaiknya beristirahat terlebih dahulu karena dalam keadaan puasa kondisi tubuh akan lebih terasa lemas.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hanggi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X