Di Balik Skandal Korupsi BGN, Ada Bukti Chat Sony Sonjaya dengan Tokoh Besar Soal Izin SPPG

photo author
Hanggi Martyas Laksono, Senayan Post
- Kamis, 11 Juni 2026 | 11:22 WIB
Menyoroti penuturan pengacara eks wakil kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya terkait skandal korupsi di lingkungan pejabat BGN (Instagram.com/@sonysanjayabd)
Menyoroti penuturan pengacara eks wakil kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya terkait skandal korupsi di lingkungan pejabat BGN (Instagram.com/@sonysanjayabd)

Krisna lantas mengklaim, karena faktor itulah kliennya terpaksa memberikan izin pembukaan SPPG.

"Walaupun misalkan mereka tidak menggunakan tekanan, tapi bisa juga terjadi penekanan. Tapi anggap tidak ada penekanan, tapi pengaruhnya itu, menggerakkan pengaruhnya," jelasnya.

"Pak Sony tahu siapa orang ini. Artinya dengan pengaruh menggerakkan aja Pak Sony tahu siapa orang ini gitu. Sudah masuk unsurnya," tambah Krisna.

Dalam perkara ini, pihak Kejagung sempat menjelaskan program MBG seharusnya dikelola oleh yayasan yang terafiliasi dengan sekolah penerima.

Kendati demikian, dalam pelaksanaannya, banyak SPPG yang ditunjuk karena mempunyai afiliasi dengan petinggi BGN, padahal sejumlah yayasan itu tidak memenuhi syarat untuk menjadi mitra SPPG.

Selain itu, 3 orang mantan pimpinan BGN itu diduga telah melakukan mark up harga pada saat pengadaan sehingga terjadi kerugian yang tidak mendukung operasional pelaksanaan MBG.

Tercatat, pengadaan yang tidak sesuai dengan peruntukkannya itu, yakni 21.801 unit motor listrik senilai Rp1,03 triliun, 32.000 pasang sepatu, 31.994 unit tablet, serta 5.400 unit televisi 75 inch.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hanggi Martyas Laksono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X