Pesan Gus Miftah untuk Pejabat dan Petugas SPPG dalam MBG: Sekali Berkhianat, Haram Masuk Surga

photo author
Hanggi Martyas Laksono, Senayan Post
- Selasa, 9 Juni 2026 | 11:10 WIB
Gus Miftah singgung soal pelaksanaan yang amanah dalam program MBG (TikTok/Harry)
Gus Miftah singgung soal pelaksanaan yang amanah dalam program MBG (TikTok/Harry)

SENAYANPOST - Pendakwah sekaligus pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Ora Aji, Gus Miftah, kembali menyoroti pelaksanaan di lapangan jalannya program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam acara Kenalan Bersholawat di Bantul, DIY pada Minggu, 7 Juni 2026, Gus Miftah menyentil pejabat hingga petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar melaksanakan MBG dengan baik.

Gus Miftah juga membeberkan bahwa, dirinya sempat memaparkan hadis mengenai membagikan makan kepada orang miskin kepada Presiden Prabowo.

“Saya siap diaudit dunia akhirat, anak dan istri saya haram masuk surga kalau saya punya satu titik dapur SPPG,” ucap Gus Miftah dalam kajian tersebut.

Baca Juga: Gus Miftah Blak-blakan Sebut MBG Program Baik tapi Pengelolaannya yang Kurang Bagus

“Zaman dibuat di awal, saya ditanya, ‘Gus, ada nggak keutamaan memberikan makan kepada anak-anak, kepada orang miskin?’ Saya carikan hadisnya, saya cari dalil, saya bilang itu semua ke Hambalang,” jelasnya.

Mengenai penyelewengan yang terjadi di lingkungan pelaksanaan MBG, Gus Miftah menyebut bahwa ada doa dari masyarakat yang sudah dikhianati.

“Ingat ya mitra-mitra MBG, dapur se-Indonesia, doa orang miskin itu manjur, doa rakyat yang terdzolimi itu mustajab. Sekali kamu berani makan hak mereka, darah dan dagingmu haram masuk surganya Allah SWT,” tegasnya.

Ia juga menyebut bahwa, MBG adalah program baik yang sudah dibuat oleh Presiden.

“Kurang baik apa program Pak Prabowo? Saya kalau lihat beliau, ‘Orang ini kurang ikhlas apa? Orang ini kurang baik apa?’ Ternyata begitu banyak pengkhianat yang justru berlabel pejabat,” sambungnya.

Tak hanya pejabat tingkat atas, Gus Miftah juga menyentil para petugas SPPG yang beberapa kali viral karena persoalan media sosial.

Sejumlah SPPG sempat viral, karena konten yang membuat geram masyarakat dan dibuat di dapur MBG.

“Sudah seperti itu kok masih bermain dengan gizi anak-anak. Kayak sekarang ini mancing-mancing SPPG main TikTok sambil berjoget,” ungkap Gus Miftah.

“Jadi kan yang rusak kelakukan SPPG, tapi yang disalahkan Presidennya. Nggak fair itu,” tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hanggi Martyas Laksono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X