Presiden Prabowo kepada Perwira TNI dan Polri: Pangkat Amanah Rakyat, Jangan Salah Gunakan Jabatan!

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03 WIB
Presiden Prabowo Subianto berikan pesan kepada perwira TNI dan Polri bahwa pangkat adalah amanah rakyat. (Bakom RI)
Presiden Prabowo Subianto berikan pesan kepada perwira TNI dan Polri bahwa pangkat adalah amanah rakyat. (Bakom RI)

SENAYANPOST — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pangkat yang disandang setiap perwira TNI dan Polri yang telah resmi dilantik pada momen Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri Angkatan 2026 ini merupakan amanah sekaligus kepercayaan dari rakyat Indonesia.

Untuk itu, Prabowo meminta para perwira menjaga integritas, tidak menyalahgunakan jabatan, serta tidak melanggar hukum dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan amanat kepada para perwira remaja TNI dan Polri lulusan tahun 2026 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7).

Dalam amanatnya, Prabowo mengingatkan bahwa pengangkatan sebagai perwira bukan sekadar sebuah kehormatan, melainkan awal dari pengabdian kepada bangsa, negara, dan rakyat Indonesia.

Baca Juga: Sri Rajasa Chandra Nilai Presiden Prabowo Minim Informasi Terkait Kasus Febrie Adriansyah

"Hari ini bukan sekadar upacara. Hari ini bukan garis akhir. Hari ini adalah awal sebuah pengabdian kepada bangsa dan negara. Saudara-saudara telah bersumpah untuk, bila perlu, memberi jiwa dan raga untuk bangsa, negara, dan rakyat Indonesia," ujar Prabowo.

Prabowo menegaskan bahwa pangkat pertama yang diterima para perwira memiliki makna yang jauh lebih besar daripada simbol kehormatan.

"Pangkat pertama yang saudara terima hari ini bukan sekadar kehormatan. Pangkat adalah amanah rakyat Indonesia. Pangkat adalah kepercayaan rakyat Indonesia. Pangkat adalah harapan rakyat Indonesia," tegas Prabowo.

Prabowo juga mengingatkan bahwa sejak resmi dilantik menjadi perwira, mereka tidak lagi hanya menjadi milik pribadi maupun keluarga, melainkan telah menjadi milik bangsa dan negara untuk mengemban tanggung jawab membela Indonesia.

Baca Juga: Prabowo Bakal Sikat Pejabat yang Diam-diam Jadi Maling Uang Rakyat: Saya Tak Toleransi, Tidak akan Ragu

"Mulai hari ini, saudara bukan lagi milik dirimu sendiri. Mulai hari ini, sesungguhnya saudara bukan lagi milik keluargamu lagi. Saudara sudah menjadi milik bangsa dan negara," lanjutnya.

Prabowo menekankan pentingnya menjaga integritas sebagai kehormatan seorang perwira. Ia mengingatkan agar para perwira tidak pernah menyalahgunakan jabatan maupun tergoda melanggar hukum.

"Jangan ada loyalitas korps yang sempit. Integritas adalah kehormatan seorang perwira. Jangan pernah menyalahgunakan jabatan. Jangan pernah tergoda korupsi, penyelewengan. Jangan pernah berkompromi dengan narkoba, judi, atau pelanggaran hukum lainnya," tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Prabowo juga mengingatkan setiap perwira lahir dari rakyat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Bakom RI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X