Ketiga tersangka tersebut adalah mantan petinggi BGN, yaitu Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung.
Baca Juga: KPAI: Pergantian Pimpinan BGN Jadi Momentum Perkuat MBG di Wilayah 3T
Tak Toleransi Penyalahgunaan Kepercayaan
Presiden menilai kualitas kepemimpinan menjadi faktor penting yang menentukan kinerja sebuah lembaga. Karena itu, pemerintah tidak akan mentoleransi pejabat yang tidak kompeten, tidak jujur, atau menyalahgunakan amanah yang diberikan negara.
"Saya tidak mau pemerintah Republik Indonesia kehilangan kehormatan. Saya tidak mau uang rakyat dicuri, dan tidak ada pengecualian," tegas Prabowo.
Ia mengaku keputusan tersebut terasa berat secara pribadi karena sebagian pejabat yang dicopot merupakan orang-orang yang sebelumnya ia percaya dan berikan tanggung jawab besar.
"Berat bagi saya ketika menandatangani keputusan itu. Mereka adalah orang yang saya angkat, yang saya beri kepercayaan, pangkat, dan penghargaan," ujarnya.***
Artikel Terkait
Bukti Nyata Diplomasi Prabowo, Bawa Pulang Investasi Rp2.281 Triliun
Athan RI Qatar Kolonel Arh Tengku Sony Sonata Dampingi Wakil PM dan Menhan Qatar Hingga Menghadap Presiden Prabowo Subianto
Prof Sufmi Dasco Ahmad Nilai Nanik S Deyang Figur Tepat Kepalai Badan Gizi Nasional Pimpin Program Makan Bergizi Gratis Unggulan Presiden Prabowo
Copot Kepala BGN, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Tegaskan Keterbukaan Presiden Prabowo Subianto Terima Aspirasi Publik
KURBAN SAPI BANTUAN KEMASYARAKATAN PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO DALAM KAJIAN SYARIAT ISLAM