Ratusan Warga Kemayoran Mengungsi usai Kebakaran Hebat Akibat Korsleting Listrik

photo author
Ragil Firdaus, Senayan Post
- Selasa, 2 Juni 2026 | 18:46 WIB
Menyoroti fakta di balik insiden kebakaran besar yang terjadi di Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. (Instagram.com/@humasjakfire)
Menyoroti fakta di balik insiden kebakaran besar yang terjadi di Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. (Instagram.com/@humasjakfire)

SENAYANPOST - Beredar video di media sosial yang memperlihatkan detik-detik kebakaran besar yang melanda permukiman padat penduduk di Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin, (1/6/26) malam.

Dalam insiden ini, 250 unit bangunan semi permanen dilaporkan hangus dilalap api akibat dugaan korsleting listrik. Peristiwa tersebut lantas menyisakan nestapa bagi ratusan kepala keluarga (KK) yang kini kehilangan tempat tinggal.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Syarifudin mengungkapkan, sebanyak 620 jiwa dari 330 KK menjadi korban terdampak.

"Terdapat kurang lebih 620 jiwa yang kehilangan tempat tinggal," kata Syarifudin di lokasi kejadian, Kemayoran, DKI Jakarta, pada Selasa, (2/6/26).

Baca Juga: Kebakaran Hebat Landa Kemayoran, Ratusan Rumah Hangus Terbakar

Syarifudin merinci, para korban kebakaran berada di RT 12 sampai RT 16, RW 4 sebanyak 500 jiwa. Kemudian, terdapat pula korban warga di RT 01-03, dan RW 5 Kelurahan Kebon Kosong terdapat 120 jiwa.

Ungkap Sulitnya Evakuasi Kebakaran

Terkait insiden ini, Syarifudin menuturkan, personel pemadam kebakaran (damkar) sempat kesulitan dalam menangani kebakaran.

Salah satu faktornya, Hal itu karena banyak masyarakat yang menonton peristiwa tersebut, serta akses rumah yang sempit.

"Tidak hanya itu sebagian penghuni juga berhamburan untuk menyelamatkan harta bendanya masing-masing," imbuh Syarifudin.

Baca Juga: Seskab Teddy Jawab Kritik Dino Patti soal Kunker Luar Negeri Prabowo

Di sisi lain, Syarifudin menjelaskan, akibat hambatan tersebut, api baru dapat dilokalisasi sekitar pukul 23.30 WIB dari operasi pemadaman pukul 21.05 dengan menerjunkan sebanyak 35 unit mobil pemadam kebakaran serta 175 petugas.

"Kami mendapatkan informasi pada pukul 21.00 WIB dan petugas bisa lokalisir pada jam 23.30 WIB. Sedangkan operasi pemadaman selesai pukul 04.15 WIB," tukasnya.

Warga Mengungsi di Lapangan Jusuf Hamka

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ragil Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X