Kronologi Satu Keluarga Meninggal di dalam Tenda saat Kamping di Kledung Temanggung

photo author
Hanggi Martyas Laksono, Senayan Post
- Jumat, 29 Mei 2026 | 10:14 WIB
Sekeluarga tewas dalam satu tenda glamping (Dok. Hops ID)
Sekeluarga tewas dalam satu tenda glamping (Dok. Hops ID)

SENAYANPOST - Empat wisatawan yang merupakan satu keluarga asal Ambarawa, ditemukan meninggal dunia di tempat wisata area Kledung, Kabupaten Temanggung.

Keluarga tersebut diketahui menyewa tenda, untuk kamping selama satu malam pada Selasa-Rabu, 26 dan 27 Mei 2026.

Para korban tersebut ditemukan meninggal dunia oleh staf pengelola, yang akan melakukan pembersihan dan mengingatkan untuk check-out pada Rabu, 27 Mei 2026.

Menurut Iptu I Komang Mahendra Deputra, Kasat Reskrim Polres Temanggung mengungkapkan, identitas keempat korban tersebut adalah laki-laki berinisial MAM (52), AEH (17) dan BAH (21) dan seorang perempuan berinisial M (43).

Baca Juga: Terbongkar Cara Pelaku Budidaya Ganja di 4 Titik Rumah Kontrakan Jombang: Pakai Tenda, Atur Suhu Ruangan

“Nah, semua ini merupakan satu keluarga, keempat korban ini yang berdomisili di Desa Panjang, Ambarawa,” ujar Mahendra kepada awak media.

Berdasarkan data yang dihimpun dari pihak kepolisian, rombongan keluarga tersebut tiba di area wisata pada Selasa, 26 Mei 2026 sekitar pukul 22.00 WIB untuk melakukan reservasi tempat.

Kecurigaan mulai muncul pada keesokan harinya pada Rabu, 27 Mei 2026 sekitar pukul 11.45 WIB, petugas memberi tahu untuk segera checkout.

“Petugas tempat wisata bernama Zaki mendatangi lokasi, untuk melakukan pembersihan area sekaligus mengingatkan waktu checkout. Namun, saat itu petugas tidak mendapatkan respons atau jawaban dari dalam ruangan,” terangnya.

“Karena tidak ada jawaban dari korban, pada pukul 15.45 WIB, saksi Zaki kembali mendatangi lokasi dan mengetuk pintu tempat kamping,” lanjutnya.

Mahendra menyebut bahwa l, saat pada percobaan kedua itu juga tidak ada jawaban yang diberikan oleh korban.

“Karena tetap tidak ada jawaban, setelah dibuka pintu, terlihat keempat korban sudah kaku di lokasi kejadian,” imbuhnya.

Lebih lanjut, untuk mencari tahu penyebab kematian, autopsi pada korban serta pemeriksaan sampel makanan pun tengah dilakukan.

“Kami Tim Inafis Polres Temanggung dibantu dengan DVI Polda telah melaksanakan pemeriksaan autopsi dan untuk makanan yang dibawa korban, diperiksa di laboratorium di Labfor Polda Jateng,” paparnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hanggi Martyas Laksono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X