Modus Kejahatan Berkedok Pocong Keliling Resahkan Warga, Polisi Tingkatkan Patroli

photo author
Ragil Firdaus, Senayan Post
- Selasa, 26 Mei 2026 | 17:43 WIB
Menyoroti kasus teror pocong keliling yang diduga jadi modus kejahatan baru hingga viral di media sosial. (Instagram.com/@pandemictalks)
Menyoroti kasus teror pocong keliling yang diduga jadi modus kejahatan baru hingga viral di media sosial. (Instagram.com/@pandemictalks)

Baca Juga: Kemendagri Kawal Anggaran Tambahan TKD Rp10,6 Triliun Pascabencana di Sumatra

Imbauan Aktifkan Siskamling

Dalam kesempatan berbeda, Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi yang dengan tegas meminta seluruh warga mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) di berbagai titik pemukiman warga.

"Ini memang menjadi hal yang meresahkan warga," kata Dedi Mulyadi lewat unggahan Instagramnya, @dedimulyadi71, pada Selasa.

Dedi Mulyadi mencontohkan, kejadian nyata yang terjadi di kawasan Lembang, Bandung, dimana oknum berpakaian pocong sampai harus ditertibkan oleh Satpol PP.

"Kalau di Lembang, di Bandung, pocong dioperasi Satpol PP karena keluarnya salah," terangnya.

Baca Juga: Lirik Lagu Nikmati Sakitnya, Fabio Asher

"Harusnya pocong keluar malam hari, ini siang hari untuk minta-minta ke setiap mobil yang lewat dan ini meresahkan warga, mengganggu kenyamanan, dan ketertiban lalu lintas," beber Dedi Mulyadi.

Tak hanya itu, Dedi Mulyadi juga mengungkapkan, modus pocong kini semakin beragam dan terjadi di berbagai daerah.

"Di berbagai tempat ada pocong yang dikejar warga karena mencuri kambing. Ada pocong yang mengetuk-ngetuk rumah dengan berbagai modus," ungkap Dedi Mulyadi.

"Bisa modusnya adalah minta-minta, bisa modusnya pencurian atau perampokan, bisa modusnya main-main atau iseng, tetapi ketiga-tiganya menurut saya meresahkan," tukasnya.*

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ragil Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X