Cerita Ibu-ibu jadi Relawan Jaga Perlintasan Tanpa Palang Pintu di Wonogiri

photo author
Hanggi Martyas Laksono, Senayan Post
- Selasa, 19 Mei 2026 | 07:15 WIB
Viral video ibu-ibu di Wonogiri jadi relawan hentikan pengendara saat kereta akan melintas di perlintasan tanpa palang pintu (Instagram/yesstory01)
Viral video ibu-ibu di Wonogiri jadi relawan hentikan pengendara saat kereta akan melintas di perlintasan tanpa palang pintu (Instagram/yesstory01)

SENAYANPOST - Seorang ibu-ibu menjaga perlintasan kereta api tanpa palang pintu, di Wonogiri jadi sorotan warganet dan viral di media sosial.

Video viral tersebut diunggah oleh akun Instagram @yesstory01 dan mengungkapkan bahwa lokasi perlintasan tersebut berada di Pancuran, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Dalam video tersebut, terlihat seorang ibu yang menggendong anak kecil berdiri di tengah jalan sambil melambaikan tangan pada kereta yang sedang melintas.

Jalur rel tersebut dilewati oleh kereta lokal, yakni KA Batara Kresna relasi Stasiun Purwosari (Solo) - Stasiun Wonogiri.

Baca Juga: Pemkab Wonogiri Borong Ratusan Yamaha NMAX 155 untuk Kebutuhan Ini

Mengutip keterangan dalam unggahan, disebutkan bahwa ibu tersebut memiliki warung di pinggir jalan, sehingga membuatnya menjadi relawan untuk menghentikan kendaraan bermotor yang akan menyeberangi rel saat kereta akan segera melintas.

“Warungnya ada di pinggir jalan, tepat aku mengabadikan video ini. Warung ibuku sudah berdiri jauh sebelum kereta kembali beroperasi di sana,” tulis pengunggah video.

“Dulu, jalannya juga tak seramai ini. Terima kasih sudah menjadi relawan di jalan tanpa palang kereta ini karena beliau tak ingin ada kejadian buruk di sana. Beliau berdiri saat klakson kereta berbunyi, ” lanjutnya.

Pengunggah video yang merupakan anak dari ibu tersebut mengaku bahwa, ibunya sering mendapat komentar tak menyenangkan saat mencoba untuk menghentikan pengendara.

“Terkadang ada komentar pengendara yang tak enak didengar karena merasa kereta masih jauh, dan nekat lewat, beliau tetap tak menyerah,” terangnya.

Adapun dalam unggahan lain, ibu tersebut diketahui membuka warung pecel saat kereta tidak lagi melintas.

Seperti diketahui, kereta lokal Batara Kresna terakhir melintas setiap harinya adalah pukul 12.00 WIB dari Stasiun Wonogiri menuju Stasiun Purwosari.

“Pagi sama siang standby jadi relawan saat kereta lewat dan sorenya jualan pecel,” tulisnya lagi.

Beberapa komentar dari warganet seperti, “Terima kasih ibu, padahal itu bukan tanggung jawab ibu, tapi ibu peduli dengan keselamatan banyak nyawa,” tulis akun @sil*******a

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hanggi Martyas Laksono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X