Dirut KAI Bobby Rasyidin Blak-blakan Ungkap Alasan Penempatan Gerbong Perempuan di Ujung Rangkaian KRL

photo author
Hanggi Martyas Laksono, Senayan Post
- Rabu, 29 April 2026 | 21:54 WIB
Gerbong Perempuan di KRL (Dok. Senayan Post)
Gerbong Perempuan di KRL (Dok. Senayan Post)

“Jadi, depan belakang itu laki-laki, yang perempuan di tengah, untuk gerbongnya ya supaya juga lebih aman,” lanjutnya.

Saat menjenguk para korban di rumah sakit, Arifah mengaku kaget karena ada korban laki-laki dalam insiden itu.

“Kalau gerbong perempuan, banyaknya perempuan. Tadi ada yang laki-laki itu karena dia ada di gerbong tiga dan juga ada yang dari Argo Bromo yang kena juga,” jelasnya.

Sementara itu, korban kecelakaan KRL dan Argo Bromo Anggrek berjumlah 106 orang, dengan rincian data terbaru per Rabu siang, 29 April 2026, ada 16 orang meninggal dunia dan 90 orang lainnya mengalami luka-luka.

Korban yang luka dirawat di 11 rumah sakit sekitar lokasi kecelakaan, dan kini masih ada 46 korban yang masih menjalani observasi untuk penanganan medis.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hanggi Martyas Laksono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X