SENAYANPOST - Insiden kecelakaan terjadi antara Kereta Api (KA) Argo Bromo yang menabrak menabrak Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin, 27 April 2026 malam.
Menurut Franoto Wibowo, Manajer Humas Daop 1 KAI menuturkan, insiden itu bermula saat KRL dengan rute Jakarta-Cikarang itu terhenti sekitar pukul 20.40 WIB.
Hal tersebut, lantaran adanya KRL lain dengan rute Cikarang-Bekasi yang dilaporkan menabrak 1 unit mobil taksi.
"Jadi KRL-nya itu ada taksi yang menemper KRL di JPL lintasan dekat Bulak Kapal yang membuat KRL-nya terhenti," kata Franoto di lokasi kejadian.
"KRL berhenti, di belakangnya ada Kereta Argo Bromo," tambahnya.
Selain itu, beredar kesaksian salah satu penumpang KRL yang mengaku telah melihat langsung insiden tersebut.
RB, salah satu warga yang mengaku menjadi penumpang KRL dengan rute Jakarta-Cikarang tersebut mengaku syok atau terkejut saat kecelakaan terjadi.
Hal itu dituturkan RB melalui akun Instagram pribadinya @ociedtiar, pada Selasa, 28 April 2026.
"Saya ada di rangkaian 9 dari 10 KRL dari Kp Bandan ke Cikarang," ungkapnya.
Lewat unggahannya, RB menungkapkan kronologi saat kereta yang hendak ditumpanginya tertabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur.
RB menuturkan, mulanya ia menyadari hal yang janggal saat hendak masuk ke dalam rangkaian KRL.
"Pintu ditutup, tapi tiba-tiba (KRL) berhenti lagi, pintu dibuka kembali," ungkapnya.
Rupanya, RB mendapati informasi adanya insiden yang dialami KRL lain akibat menabrak 1 unit mobil taksi.
Artikel Terkait
Tabrakan KA Argo Bromo vs KRL di Stasiun Bekasi Timur: 5 Korban Meninggal Dunia, 79 Penumpang Luka
Usai Kecelakaan KRL dan Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur, Menteri PPPA Usulkan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah
Selain Kecelakaan di Bekasi Timur, Ini 5 Insiden yang Libatkan Taksi Listrik Green SM
Adik Salah Satu Korban Kecelakaan KRL Bekasi Timur, Ungkap sang Kakak Baru Mulai Kerja Usai Cuti Lahiran
Kesaksian Penumpang KRL Bekasi Timur: Cooler Bag ASI Lindungi Korban dari Benturan Material Kereta