SENAYANPOST - Taksi Green SM mendapat sorotan tajam dari warganet usai kecelakaan kereta yang terjadi antara KRL jurusan Cikarang, tertabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, (27/4/26).
Penyebab kecelakaan diduga bermula dari satu armada taksi Green SM yang mati di tengah-tengah perlintasan sebidang JPL 85 Ampera.
Mobil kemudian tertemper KRL yang melintas, membuat perjalanan KRL lain di belakangnya terganggu di Stasiun Bekasi Timur
Efek domino dari insiden tersebut adalah terjadinya kecelakaan tragis saat KRL yang berhenti di Stasiun Bekasi Timur tertabrak Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek (ABA).
Sejumlah kecelakaan di jalanan berulang kali terjadi pada taksi dari perusahaan Vietnam tersebut.
Terperosok ke Selokan di Jakarta Timur
Pada awal tahun ini, tepatnya pada 1 Januari 2026, satu armada taksi Vietnam ini terperosok masuk ke selokan di Ciracas, Jakarta Timur.
Saat kejadian, sopir mengaku mengalami kelelahan hingga mobilnya jatuh dan hampir terbalik.
Menabrak Restoran Ayam Goreng
Satu armada taksi Green SM pada 9 Januari 2026 mengalami kecelakaan dengan menabrak sebuah restoran ayam goreng di Tangerang.
Baca Juga: Tabrakan KA Argo Bromo vs KRL di Stasiun Bekasi Timur: 5 Korban Meninggal Dunia, 79 Penumpang Luka
Saat itu, mobil disebut tiba-tiba mundur tanpa pengemudi dan menabrak bagian kaca jendela dekat pintu masuk.
Kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan, yakni pemberian ganti rugi dari pihak taksi sebesar Rp4 juta kepada pemilik restoran.
Artikel Terkait
Pilu Wanita Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual di KRL Bogor: Tangannya Masuk-masuk
Babak Baru Aksi Warga Blokade Perlintasan Kereta Api, KAI Ambil Tindakan Hukum
Penumpang Masak Mie Instan Pakai Panci di Kereta, KAI Tegur Keras, Beberkan Akibatnya
Tabrakan KA Argo Bromo vs KRL di Stasiun Bekasi Timur: 5 Korban Meninggal Dunia, 79 Penumpang Luka
Usai Kecelakaan KRL dan Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur, Menteri PPPA Usulkan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah