Sikap kasar dari WNA tersebut bukan kali yang pertama diterima oleh keluarga korban.
“Kejadian sebelum nya tanggal 23 Februari 2026 malam dan 24 Februari 2026 pagi, dia juga datang ke sini lempar-lempar helm dan barang lain. Waktu itu saya tidak ada bukti jadi saya tidak berani melapor,” ungkapnya.
Lebih lanjut, korban mengatakan setiap dirinya beraktivitas di belakang selalu disambut dengan ketukan pada tembok oleh WNA tersebut.
Baca Juga: Aksi Penjual Makanan di Tebet Jakarta yang Diduga Tiru Logo BGN dan Jual 'Sarapan MBG' untuk Warga
“Setiap saya beraktivitas seperti mandi, nyuci, nyapu, atau masak dia pasti selalu marah dengan getok-getok tembok di sebelah, kebetulan kamar mandi dan dapur bersebelahan dengan kamar dia,” paparnya.
Munculkan Trauma pada Korban
Menilik unggahan terbarunya di Instagram Story, istri korban mengaku dirinya trauma untuk beraktivitas malam, bahkan sekadar ke dapur mengambil air minum.
Hal itu terungkap dalam unggahan pesan yang ia kirim kepada pasangan WNA tersebut.
“Mbak aku yang belum bisa damai. Mbak nggak tau gimana aku di sini beberapa bulan ini, nggak ada yang tau gimana tertekannya aku mau beraktivitas mbak,” tulisnya dalam isi pesan itu.
Baca Juga: Viral Belasan Siswa SMP di Sumbar Ujian TKA di Atas Bukit, Duduk Lesehan Beralaskan Terpal
“Sampai aku marahin anakku terus kalau dia berisik, suamiku lewat jam 10 nggak aku kasih dia ke dapur walaupun cuma ambil air, itu karena aku bener-bener ketakutan sendiri mbak,” sambungnya.
Ia juga menekankan bahwa proses hukum akan terus dilanjutkan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
Sementara dalam keterangan resmi kepolisian pada Jumat, 10 April 2026, WNA Italia tersebut sudah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Sat Reskrim Polresta Denpasar. *
Artikel Terkait
Meresahkan! WNA Rusia Diduga Pose Tak Senonoh di Pohon Suci, Ni Luh Djelantik: Bali is Our Home, Not Yours
Termasuk 560 WNI, Arab Saudi Bantu Evakuasi 2.034 WNA dari Sudan
WNA Nigeria Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Usai 'Smack Down' Dua Nenek-nenek di Jakarta Utara
Buat Kartu Nusuk Hajj Palsu, 11 WNA Diciduk Kepolisian Makkah
Kasus Kriminal 2024 Wrapped: dari Pemerasan Oknum Polisi ke WNA hingga Oknum Komdigi yang ‘Dipelihara’ Judol