Tangis Pecah di Pelabuhan Ciwandan, Pemudik Asal Mesuji Dapat Kabar Ibunda Wafat saat Antre Kapal

photo author
Ragil Firdaus, Senayan Post
- Rabu, 18 Maret 2026 | 13:01 WIB
Mengintip kisah pilu yang dialami pemudik asal Lampung yang dikabarkan ibundanya wafat di tengah perjalanan pulang dari Banten. (Instagram.com/@humaspoldabanten)
Mengintip kisah pilu yang dialami pemudik asal Lampung yang dikabarkan ibundanya wafat di tengah perjalanan pulang dari Banten. (Instagram.com/@humaspoldabanten)

SENAYANPOST - Suasana mudik alias perjalanan pulang ke kampung halaman menjelang hari raya Lebaran mulai terasa di sejumlah wilayah Tanah Air pada pekan terakhir bulan suci Ramadan 2026.

Di balik suasana bahagia yang menyelimuti perjalanan para pemudik, ada kabar pilu yang didapati seorang pria asal Mesuji, Lampung karena tak sempat bertemu dengan sang ibunda tercinta untuk yang terakhir kalinya.

Terlihat dalam unggahan Instagram @humaspoldabanten, pada Rabu, (18/3/26), pria asal Lampung itu terduduk lemas usai mendengar kabar ibundanya wafat.

Hal yang menambah suasana pilu, yaitu saat pria tersebut tengah menghadapi antrean panjang di Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, dalam momentum mudik Lebaran 2026.

Baca Juga: Fatia Maulidiyanti Bantah Isu Andrie Yunus Buta Permanen: Penglihatan Masih Bisa Diselamatkan

“Selamat jalan Mama,” ucap pria itu dengan nada lirih pada momen pilu tersebut.

Momen itu sontak menarik simpati warganet di tengah suasana mudik Lebaran 2026 hingga video itu pun menjadi viral di media sosial.

Lantas, bagaimana sebenarnya kisah pilu yang datang dari pria asal Lampung itu bermula? Berikut ini cerita selengkapnya.

Bermula dari Sambungan Telepon

Dalam postingan yang sama, Polda Banten membenarkan adanya kabar pilu yang dialami pemudik asal Lampung tersebut.

Baca Juga: Terjemahan Lirik Lagu Finish Me, LANY dalam Bahasa Indonesia

"Suasana haru pemudik di Pelabuhan Pelindo Ciwandan Banten," demikian tertulis dalam postingan itu.

Kepolisian setempat pun terlihat merangkul sang pemudik asal Lampung itu, saat terduduk lemas di dekat sebuah sepeda motor.

Pria itu tampak hanya mampu menatap layar ponselnya dengan wajah sendu saat menerima kabar wafatnya sang ibunda melalui sambungan telepon.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ragil Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X